Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Polda Kalsel-PWI Ajak Mahasiswa HSS Bijak Gunakan Medsos

- Apahabar.com     Selasa, 16 November 2021 - 15:48 WITA

Polda Kalsel-PWI Ajak Mahasiswa HSS Bijak Gunakan Medsos

Ketua PWI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Zainal Helmi memberikan pemahaman kepada mahasiswa di HSS. Foto-apahabar.com/Nuha

apahabar.com, KANDANGAN – Dit Intelkam Polda dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel mengajak mahasiswa Hulu Sungai Selatan bijak menggunakan medsos dan bisa menangkal paham radikal.

Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi ‘tangkal radikalisme dan bijak bermedsos dalam rangka mendukung pembentukan PWI Kabupaten HSS’ dengan peserta lembaga pers mahasiswa (LPM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan, Selasa (16/11).

Kasubditkamsus Dit Intelkam Polda Kalsel Kompol I Wayan Suardiyasa mengatakan terpilihnya Kandangan sebagai sasaran sosialisasi lantaran di HSS pernah terjadi kejadian besar beberapa waktu lalu.

Perlu diberikan pembinaan lebih lanjut untuk menangkal radikalisme yang terjadi di HSS tepatnya di Negara sebutan wilayah Daha.

“Melalui penilaian itu, maka perlu memberikan pembinaan dan pemahaman kepada masyarakat melalui mahasiswa LPM STAI Darul Ulum Kandangan,” kata Kompol I Wayan Suardiyasa.

Setiap orang hendaknya bijak menggunakan medsos, apalagi berdasarkan informasi Dit Intelkam Polda Kalsel bahwa saat ini medsos digunakan untuk menyebarkan paham radikal.

“Semoga dengan sosialisasi ini kita bersama-sama bisa menangkal paham radikal,” ujarnya.

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga dalam rangka pembentukan PWI HSS yang tentunya harus didukung semua pihak.

Menurutnya medsos sudah menjadi tanggung jawab bersama karena postingannya mempunyai dampak yang luar biasa, berbeda dengan produk atau karya jurnalistik yang dilindungi undang-undang pers nomor 40 tahun 1999.

“Bagi masyarakat yang bermedsos, ancamannya sangat berat ketika diketahui melanggar undang-undang IT,” ujar Zainal Helmi.

Oleh karenanya, adanya sosialisasi diharapkan bisa lebih bijak menggunakan medsos sehingga terhindar dari jeratan hukum.

Mendukung program PWI dan Dit Intelkam Polda Kalsel, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten HSS Rahmawaty berharap sosialisasi mampu memberikan pemahaman bagi masyarakat terutama generasi muda.

“Semoga mahasiswa bisa lebih bijak lagi menggunakan medsos, dan tidak sembarang share dan like,” imbuhnya.

Rahmawaty meminta mahasiswa dapat memanfaatkan medsos kearah yang lebih positif lagi.

“Medsos tidak hanya sebagai tempat hiburan, diharapkan bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

CPNS

HSS

Puluhan Formasi Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS di HSS Diperpanjang
apahabar.com

HSS

Antisipasi Karhutla di HSS Kodim 1003/Kandangan Gelar Latihan Posko
Bupati

HSS

Tata Pasar Rakyat HM Yusi Kandangan, Bupati Minta Masyarakat Taat
apahabar.com

HSS

Hari Ini, Pemkab HSS Cairkan Ratusan Juta untuk Intensif Ustaz
apahabar.com

HSS

Gelar Rakor Bulan September, Pemkab HSS Bahas Banyak Isu

HSS

GNOTA HSS Berikan Bantuan Perlengkapan Penunjang Belajar Anak
apahabar.com

HSS

Peringati Harjad Provinsi Kalsel di Kandangan Diwarnai Penandatanganan MoU
apahabar.com

HSS

Rakor Bulanan, Ini Uraian Bupati HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com