Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Polemik Pembongkaran Bando, Pengusaha Advertising Laporkan Wali Kota Banjarmasin ke PTUN

Polemik pembongkaran baliho bando di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memasuki babak baru. Asosiasi Pengusaha...
- Apahabar.com     Kamis, 4 November 2021 - 14:27 WITA

Polemik Pembongkaran Bando, Pengusaha Advertising Laporkan Wali Kota Banjarmasin ke PTUN

Ilustrasi, Baliho Bando di kawasan Ahmad Yani Kilometer 2. Foto-Smart FM Banjarmasin

apahabar.com, BANJARMASIN – Polemik pembongkaran baliho bando di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memasuki babak baru.

Asosiasi Pengusaha Periklanan Seluruh Indonesia (APPSI) Kalsel melaporkan Wali Kota Banjarmasin ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin.

APPSI Kalsel mendapat surat balasan dari PTUN Banjarmasin berupa surat pemanggilan bernomer 14/G/2021/PTUN.BJM, Rabu (3/11) kemarin.

Surat pemanggilan itu, PTUN meminta APPSI Kalsel agar bisa berhadir untuk acara ‘pemeriksaan persiapan’ dan menunjukan berkas terkait laporannya pada 9 November mendatang.

Saat dikonfirmasi, Ketua APPSI Kalsel, Winardi Sethiono, menyatakan bahwa sehari sebelum surat pemanggilan PTUN, pihaknya menyurati PTUN perihal gugatan pembongakaran bando pada Selasa malam melalui pengacaranya.

“Setelah surat kami, kini PTUN melakukan pemanggilan kepada kami 9 November mendatang dengan maksud pemeriksaan persiapan laporan kami. Dengan ini kami sudah mempersiapkannya,” ujarnya.

Winardi berharap bahwa apa yang digugatnya tersebut membuahkan hasil. Karena itu menyangkut keadilan dan bagaimana persoalan ini bisa benar-benar bisa diterima dengan legowo.

“Saya rasa kalau sudah tidak bisa dibicarakan lagi ya kita gugat ke PTUN. Saya harap ini membuahkan hasil yang terbaik dan pengadilan dapat menjalankan sebagaimana mestinya,” katanya.

Sebelum itu, Winardi meluapkan kekecewaanya kepada Pemko Banjarmasin dalam ini Wali Kota Banjarmasin yang mengkhianati perjanjian tahun lalu. Disana tertuang bahwa aturan baliho bando akan diatur kembali.

Pembongkaran baliho itu juga menurutnya belum ada aturannya dalam Perda, hanya ada dalam Permen PU saja.

Oleh sebab itu, DPRD Kota Banjarmasin sebenarnya masih memproses Raperda terkait bagaimana baiknya baliho bando tersebut, bukan asal main bongkar.

Dengan begitu, Winardi menilai Wali Kota Banjarmasin tidak menghormati langkah baik DPRD untuk mencari solusi terbaik.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Mardani H Maming: Hipmi Jangan Hanya Lahirkan Enterpreneur
Banjarmasin

Banjarmasin

Fraksi PKS Kritik Protes Wali Kota Ibnu ke Menteri Airlangga
Covid-19

Banjarmasin

Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel, Banjarmasin Minta Prioritas Segini Jatahnya
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Tes Urine, Pilot Batik Air yang Pingsan Negatif Narkoba
Gangguan Air Bersih

Banjarmasin

Siap-Siap! Besok Siang Gangguan Air Bersih di Banjarmasin, Simak Wilayah Terdampak
apahabar.com

Tak Berkategori

Penjelasan Istana soal Terbaliknya Kapal Wartawan di Labuan Bajo
banjarmasin

Banjarmasin

Kronologis Lengkap Pekerja Spanduk di Banjarmasin Tersetrum hingga Tewas
Aziz MK

Banjarmasin

Resmi, Kasus Dugaan Pemalsuan Bukti MK Naik Sidik di Polda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com