Mantan Istri Ngadu ke BK, Anggota Dewan Telantarkan Istri di Balikpapan Surat Aduan Diskriminasi Upah dari Serikat Pekerja Tabalong Tak Direspons Kemenaker, DPP FSP KEP Turun Tangan [WAWANCARA] “Demi Allah Kakek Sarijan Tidak Melawan Polisi” Penggerebekan Maut Kakek Sarijan Bukan Semata Pengembangan Kasus Tren Kenaikan Omicron, Presiden Jokowi: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Polisi Selidiki Juventus Terkait Dugaan Laporan Keuangan Palsu

Raksasa Liga Italia, Juventus, tengah tersandung dugaan kasus laporan keuangan palsu yang menyeret dua petinggi dan satu mantan sosok
- Apahabar.com     Sabtu, 27 November 2021 - 12:04 WITA

Polisi Selidiki Juventus Terkait Dugaan Laporan Keuangan Palsu

Juventus memenangi Coppa Italia, setelah mengalahkan Atalanta. Foto: CNN

apahabar.com, BANJARMASIN – Raksasa Liga Italia, Juventus, tengah tersandung dugaan kasus laporan keuangan palsu yang menyeret dua petinggi dan satu mantan sosok pentingnya.

Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan jika dua petinggi dan satu mantan sosok penting di Juventus saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

Presiden Andrea Agnello, Wakil Presiden Pavel Nedved, dan mantan direktur olahraga Juventus yang saat ini bekerja untuk Tottenham Hotspur, Fabio Paratici, tengah berada dalam investigasi Guardia di Finanza.

Guardia di Finanza sendiri adalah satuan polisi di bawah Kementerian Ekonomi dan Bisnis Italia yang bertanggung jawab pada kejahatan finansial dan penyelundupan.

Dalam laporannya, Gazzetta dello Sport menyebutkan jika dua petinggi dan satu eks pejabat Juventus itu diperiksa terkait dugaan laporan keuangan palsu dan keuntungan transfer pada musim 2018/19, 2019/20, dan 2020/21.

Selama kurun waktu tiga tahun tersebut, Juventus diketahui berhasil meraup untung senilai 50 juta euro dari penjualan pemain.

Belum diketahui apa sanksi yang akan diterima oleh Agnelli, Nedved, dan Paratici andai kata Juventus terbukti bersalah dalam penyelidikan tersebut.

Tiga sosok yang lekat dengan Liga Italia bersama Juventus itu statusnya bisa dinaikkan menjadi tersangka apabila mereka terbukti bersalah seperti yang dituduhkan.

Barter Arthur-Pjanic Disorot

Salah satu transfer Juventus yang menjadi sorotan dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Guardia di Finanza ini adalah barter yang dilakukan dengan Barcelona dan melibatkan Arthur Melo serta Miralem Pjanic.

Jika Agnelii, Nedved, dan Paratici terbukti bersalah, Juventus dikabarkan berpotensi akan menerima hukuman pengurangan poin dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Saat ini Juventus tengah terseok-seok di papan tengah Liga Italia 2021/22.

Dari 13 pertandingan yang telah dilakoni, skuat besutan Massimiliano Allegri hanya mampu mengoleksi 21 poin dan terpaut 11 poin dari Napoli di puncak klasemen.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Pebulutangkis Jepang Paksa Hendra-Ahsan Jadi Runner-up Singapura Open 2019
Olimpiade Tokyo 2020

Sport

Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020: Tua-tua Keladi, Hendra/Ahsan ke Semifinal
apahabar.com

Sport

Ada Bos yang Tidak Senang Marquez Diizinkan Tampil di MotoGP Andalusia Besok
Tanah Laut

Kalsel

Tanah Laut Juara Umum Bridge Popda Kalsel 2021
apahabar.com

Sport

Tekuk Perseru, Persebaya Kuasai Klasemen Sementara Grup A Piala Presiden
Derby Kalimantan

Sport

Diimbangi Barito Putera, Pelatih Caretaker Borneo FC Puas
apahabar.com

Sport

Juara China Open 2019, Marcus/Kevin Kalahkan Ahsan/Hendra
apahab

Sport

Bungkam Napoli, Juventus Makin Dekat Scudetto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com