Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Program Penghapusan Jamban Apung Pemkab Banjar Sabet Penghargaan

- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 21:11 WITA

Program Penghapusan Jamban Apung Pemkab Banjar Sabet Penghargaan

Bupati Banjar, H Saidi Mansyur didampingi Sekda Banjar, HM Hilman Kepala Dinas PUPR, Ahmad Solhan dan Kepala Bappeda Litbang, Galuh Tantri Narindra mengikuti penghargaan 45 top inovasi secara virtual di Command Center Manis, Selasa (9/11). Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Penghapusan jamban apung, program inovasi Gerakan Bersama Realisasi Akses Sanitasi (Gebraks) milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar, berhasil menyabet penghargaan dari pemerintah pusat.

Inovasi Gebraks meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Kluster Kabupaten pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021.

Ajang bergengsi tahunan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI bekerjasama dengan Universitas Gunadarma.

Pemberian penghargaan disaksikan oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo secara virtual. Sementara hadir Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Sekda HM Hilman, Kepala Dinas PUPR Ahmad Solhan dan Kepala Bappeda Litbang Galuh Tantri Narindra di Command Center Manis, Selasa (9/11).

Saidi Mansyur sangat mengapresiasi atas capaian Dinas PUPR dan berharap agar inovasi Gebraks dapat dikembangkan lebih jauh, sehingga manfaatnya semakin terasa luas.

“Selamat, inovasi Gebraks terpilih menjadi Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021. Saya berharap inovasi ini tidak berhenti di sini, tetapi mampu menginspirasi kabupaten kota lainnya. Masyarakat akhirnya akan sadar akan pentingnya hidup sehat di sekitar bantaran sungai dan akses capaian sanitasi meningkat,” harapnya.

Sekda Banjar HM Hilman menjelaskan, latar belakang dibuatnya inovasi Gebraks yaitu keberadaan jamban apung di sekitar bantaran sungai membuat air sungai tercemar, masyarakat semakin sulit mendapatkan air bersih.

Selain itu lanjut Hilman, angka stunting yang cukup tinggi di Kabupaten Banjar juga berkaitan erat dengan tingkat pencemaran sungai. Faktor tersebut melatarbelakangi dibuatnya inovasi penghapusan jamban apung.

“Oleh karena itu inovasi ini digulirkan dengan menggagas pembuatan kakus sehat sekaligus membongkar jamban jamban apung di sekitaran bantaran sungai,” ungkapnya.

KIPP tahun 2021 merupakan KIPP yang ke-8, di mana seluruh tahapan penilaian dilaksanakan secara virtual tanpa ada tatap muka antara peserta dan tim penilai. Ada tiga kelompok inovasi yang dikompetisikan, yaitu kelompok umum, kelompok replikasi dan kelompok khusus.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Banjar

Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu
DPRD Banjar

Pemkab Banjar

DPRD Banjar Mulai Bahas Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
Menteri Sandiaga Uno

Pemkab Banjar

Giliran Pedagang Divaksin, Bupati Banjar: Arahan Menteri Sandiaga Uno

Pemkab Banjar

Harjad 71 Kabupaten Banjar, Bupati Beri Penghargaan SKPD Berprestasi
TPK2D Kalsel

Pemkab Banjar

Nilai Kualitas Keluarga, TPK2D Kalsel Turun ke Desa Bawahan Seberang Mataraman
Vaksinasi Covid-19

Pemkab Banjar

Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah

Pemkab Banjar

Bupati Banjar Terima Silaturahmi Kepengurusan PKB yang Baru

Pemkab Banjar

Bupati Banjar Sambut Kunjungan Kasdam VI Mulawarman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com