Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Rekonstruksi Pembunuhan Pria di Banjarmasin Barat, Polisi Temukan Fakta Baru

- Apahabar.com     Senin, 1 November 2021 - 15:45 WITA

Rekonstruksi Pembunuhan Pria di Banjarmasin Barat, Polisi Temukan Fakta Baru

Polsek Banjarmasin Barat menggelar rekonstruksi pembunuhan di Jalan Sutoyo S Gang Serumpun, Pelambuan, Banjarmasin Barat, Senin (1/11). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polsek Banjarmasin Barat menggelar rekonstruksi pembunuhan Ahmad Muzakir (22) di Jalan Sutoyo S Gang Serumpun, Pelambuan, Banjarmasin Barat, Senin (1/11).

Kejadian berdarah tersebut berlangsung pada Kamis silam (7/10).

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Ipda Hendra Agustian Ginting mengatakan bahwa rekonstruksi ini untuk mengetahui benar atau jelas tidaknya antara keterangan para pelaku dan saksi dengan laporan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Dari rekonstruksi tersebut, menurut Ginting tidak ada perbedaan antara aksi para pelaku dengan BAP. Cuma terdapat temuan baru yang nantinya akan mereka tambahkan di BAP.

“Tadi cuma ada sedikit temuan yang nantinya akan kami tambahkan di BAP,” ujarnya.

Terdapat 29 adegan yang diperagakan para tersangka juga para saksi, mulai dari awal pertikaian, hingga korban dibawa ke rumah sakit.

“Motifnya lantaran salah satu istri dari pelaku diganggu oleh korban, tidak terima dengan hal itu, tersangka bersama teman-temannya langsung mendatangi Gang Serumpun itu,” bebernya.

“Untuk pasal yang dikenakan adalah 338 KUHP junto 170 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutup kanit reskrim.

Sementara itu, dalam reka adegan yang dilakukan, ada sejumlah lokasi yang datangi tersangka.

Mulai dari parkiran Hotel Kanca, Indomaret Jalan Sutoyo S, Gang Mutiara, hingga Gang Serumpun.

Puncak adegan penganiayaan tersangka Andri Aprlianto alias Aan (19), Erpan Erlangga (22) dan Hidayatullah (26) terjadi di adegan 18.

Saat ketiganya mendatangi pelaku ke Gang Serumpun di mana turut terjadi pemukulan ke tersangka Aan oleh korban yang mengenai bagian kepalanya walau Aan sempat menangkis.

Setelah memukul Aan, korban melempar kayu di tangan kirinya ke tanah, dan berbalik berlari untuk kabur dengan sebilah kayu balok di tangan kanannya.

Tiga tersangka lalu mengejar korban yang berlari makin masuk ke Gang Serumpun.

Saat korban terjatuh, para pelaku lantas mengeroyok korbannya dan salah satu di antara mereka mengeluarkan pisau.

Saat itulah pergumulan terjadi di mana korban makin tak berdaya akibat luka tusuk di tubuhnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Almazaya

Banjarmasin

Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19
Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Hari ke-11 Ramadan, Yayasan Haji Maming Berbagi untuk Warga Es Terang Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

Pemungutan Ulang, KPU Banjarmasin Klarifikasi Sirekap Ngadat

Banjarmasin

Polemik Pembongkaran Bando dan Gerbang Batas Kota Banjarmasin, Ibnu Sina Angkat Bicara
Banjarmasin

Banjarmasin

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Terlilit Rumput di Gatot Subroto Banjarmasin

Banjarmasin

Pasang-Cabut Stick Cone, Dishub Banjarmasin Masih Menimbang-nimbang
Pembangunan Jembatan HKSN

Banjarmasin

Dialog Buntu, 3 Pemilik Persil Ngotot Tolak Ganti Rugi Pembangunan Jembatan HKSN
Dinsos Banjarmasin

Banjarmasin

Dinsos Banjarmasin: Jarkuni Sudah Terima BPNT
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com