Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus

Resmi Latih Barcelona, Xavi Hernandez Bakal Lebih Menuntut Pemain

- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 19:11 WITA

Resmi Latih Barcelona, Xavi Hernandez Bakal Lebih Menuntut Pemain

Xavi Hernandez resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona di Stadion Nou Camp, Selasa (9/11). Foto: Liputan6

apahabar.com, BARCELONA – Resmi menjadi pelatih Barcelona, Xavi Hernandez akan lebih banyak menuntut pemain menjalankan aturan yang dibuat pria berusia 41 tahun ini.

Barcelona resmi memperkenalkan Xavi sebagai pengganti Ronald Koeman, Selasa (9/11). Mantan pemain tengah ini dikontrak sampai 2023 dengan opsi perpanjangan setahun.

Kedatangan Xavi menumbuhkan harapan baru, mengingat Barcelona dalam tren buruk. Tidak hanya di Liga Spanyol, hasil minor juga terhadi di Liga Champions.

Xavi pun diharapkan bisa membangkitkan Barcelona lagi dengan gaya tiki-taka yang menjadi ciri khas mereka, bukan lewat permainan monoton selama ditangani Ronald Koeman.

Selama dilatih Koeman, Barca terlalu mengandalkan serangan dari dua sisi lapangan dan umpan crossing guna membahayakan gawang lawan.

Dari 12 pertandingan, Barcelona merupakan klub Liga Spanyol yang paling banyak melepas crossing hingga 24 kali. Ironisnya Koeman jarang memasang penyerang bertipe target man guna menyongsong umpan silang.

Namun demikian, Xavi Hernandez tidak akan memfokuskan gaya bermain dalam periode awal melatih Barcelona.

Xavi akan membuat sejumlah aturan untuk mendisiplinkan semua pemain, sehingga bisa mengikuti apapun instruksi yang diberikan.

“Pekerjaan yang terpenting sekarang adalah harus membuat aturan dan menuntut lebih dari diri sendiri,” tegas Xavi seperti dilansir Detik

“Selanjutnya kami baru bisa bicara soal nilai, rasa hormat dan sikap. Setelah semuanya diperbaiki, kami akan menangani gaya bermain menyerang dan bertahan,” sambungnya.

Tentang tiki-taka yang diharapkan penggemar Barcelona, Xavi sudah memikirkan rencana itu jauh sebelum memutus kontrak dengan Al Sadd.

Xavi sendiri fleksibel dalam penerapan formasi, ketika melatih Al Sadd. Meski formasi dasar tetap 3-4-3, beberapa kali klub Liga Qatar ini bermain denan 4-3-3, 4-2-3-1, hingga 3-4-2-1.

“Ide permainan saya sama dengan Johan Cruyff. Bek pertama adalah striker dan penyerang pertama diperankan kiper. Kami harus bekerja keras menekan lawan dan dan mendominasi ball possesion,” imbuhnya.

“Saya bukan hanya ingin bersikap tegas dengan aturan yang dibuat. Saya mencoba membantu pemain secara personal maupun profesional,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Bayu Gatra Tinggalkan MU, Tertarik Barito?
apahabar.com

Sport

Kinerja Wasit Liga 1 2019 Akan Diawasi Badan Independen
apahabar.com

Sport

Kejurnas Lemkari Anton Lesiangi II Bakal Digelar di Kalsel
Barito Putera

Sport

Profil M Pajri Maulana, Pemain Barito Putera Asal Balangan yang Masih SMA
Piala AFF 2020

Sport

Live di Indosiar, Timnas Indonesia vs Myanmar: Uji Ketajaman Lini Depan

Sport

Jadwal Liga Inggris: Leicester City vs Manchester United, Liverpool Diuntungkan
apahabar.com

Sport

Gol Sani Sia-Sia, Timnas U-22 Kalah Dari Vietnam

Sport

Hasil Liga Jerman 2020, Bayern Munchen Gelontor Schalke 8-0, Gnabry Borong 3 Gol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com