Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini

Rupiah Menguat, Rp14.233 per Dolar AS

- Apahabar.com     Kamis, 18 November 2021 - 11:07 WITA

Rupiah Menguat, Rp14.233 per Dolar AS

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pada perdagangan pasar spot, Kamis (18/11), dilaporkan nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.233 per dolar AS. Naik 10,5 poin atau 0,07 persen dari Rp14.243 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya.

Di Asia, mayoritas mata uang asia menguat di hadapan dolar AS. Tercatat, peso Filipina menguat 0,12 persen, ringgit Malaysia menguat 0,03 persen, dan baht Thailand menguat 0,01 persen.

Kemudian, won Korea Selatan menguat 0,13 persen dari dolar AS dan yuan China menguat 0,01 persen. Lalu, dolar Singapura melemah 0,02 persen, dolar Hong Kong melemah 0,02 persen, yen Jepang melemah 0,01 persen.

Sementara, mata uang di negara maju bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Rinciannya, euro Eropa menguat 0,05 persen, dolar Australia melemah 0,12 persen, dan poundsterling Inggris menguat 0,02 persen. Lalu, dolar Kanada melemah 0,02 persen dan franc Swiss menguat 0,06 persen.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah tertekan hari ini. Hal ini sejalan dengan pelemahan aset berisiko lainnya, seperti indeks saham Asia dan AS.

“Kekhawatiran pasar terhadap kenaikan inflasi yang bisa melambatkan perekonomian masih akan menekan aset berisiko,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Beberapa negara mencatatkan lonjakan inflasi per Oktober 2021. Inggris misalnya, pemerintah mengatakan inflasi naik 4,2 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Lalu, inflasi di AS sebesar 6,2 persen secara tahunan per Oktober 2021. Kemudian, harga produsen di China melonjak hingga 13,5 persen per Oktober 2021.

Hari ini, Ariston meramalkan rupiah bergerak di zona merah dengan kisaran Rp14.200 per dolar AS hingga Rp14.280 per dolar AS.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

H+1 Idulfitri, Tingkat Keterisian Hotel di Banjarmasin Meningkat 70%

Ekbis

Jelang Libur Idulfitri, Rupiah Ditutup Stagnan
apahabar.com

Ekbis

Cadangan Emas Ditemukan di Dompu NTB
apahabar.com

Ekbis

November, Bandara Syamsudin Noor Jadi Bandara Internasional
apahabar.com

Ekbis

PT Telkom Agresif Modernisasi Jaringan untuk Persiapan Layanan 5G
Balikpapan

Ekbis

Resmi, Telkomsel Luncurkan 5G di Balikpapan hingga Medan!
apahabar.com

Ekbis

BI Pastikan Cadangan Devisa Cukup untuk Kawal Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Dapat 1,6 T dari Inter Milan, Erick: Bukan untuk Kampanye
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com