Dugaan Tambang Ilegal di Mangkalapi, Kapolres Tegaskan Hanya 1 Tersangka! Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab

Salah Ketik Nama Jembatan Pelor, Spanduk Penutupan Akses Bikin Heboh

Sebuah foto spanduk penutupan jalan dan jembatan bikin heboh warganet. Penyebabnya terjadi salah ketik nama jembatan yang justru berarti
- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 22:38 WITA

Salah Ketik Nama Jembatan Pelor, Spanduk Penutupan Akses Bikin Heboh

Viral spanduk informasi penutupan akses jalan yang terdapat kesalahan penulisan nama jembatan, membuat warganet salah fokus. Foto-Instagram

apahabar.com, JAKARTA – Sebuah foto spanduk penutupan jalan dan jembatan bikin heboh warganet. Penyebabnya terjadi salah ketik nama jembatan yang justru berarti alamat kelamin pria.

Foto tersebut diunggah akun Instagram @ngalamlop, Selasa (9/11). Akun ini mengunggah foto dua spanduk berwarna kuning berukuran besar dan kecil yang dipasang berdampingan.

Ironisnya kesalahan penulisan terlihat di spanduk yang lebih besar. Seharusnya ditulis Jembatan Pelor, tapi tertulis Jembatan Pel*r yang merujuk alat kelamin pria.

“Mohon maaf ada perbaikan Jembatan Pel*r. Jembatan ditutup total” demikian tulisan yang terpampang di spanduk tersebut.

Sontak unggahan tersebut menarik perhatian warganet. Akun pengunggah sendiri sempat menanyakan nama jembatan yang sebenarnya.

“Pe*er atau Pelor sih nama jembatannya? Kok otakku malah jalan-jalan. Btw jembatannya ditutup, apa sudah dimulai proyek pelebarannya? Atau antisipasi kerusakan akibat banjir bandang kemarin??” tulis admin akun tersebut.

Warganet yang kebanyakan menyoroti kesalahan penulisan, langsung memberikan komentar dalam unggahan itu.

“Pelor paling. Seng pel*r itu typo wkwk” komen warganet.

“Seng bener jembatan Pelor (yang benar jembatan Pelor)” sahut warganet lain.

Jembatan Pelor sendiri berlokasi di Jalan Parangtritis, Kelurahaan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

Jembatan ini hanya selebar 2 meter, tetapi kerap digunakan masyakarat sebagai jalur alternatif dari Blimbing ke Klojen atau sebaliknya.

Dilansir dari Nusa Daily, Jembatan Pelor sudah memakan 5 korban jiwa. 4 di antaranya bunuh diri, sedangkan seorang lain meninggal akibat terjatuh ke aspal yang berjarak 5 meter dari atas jembatan.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Cuma Rp10, Telkomsel Hadirkan Paket Kuota Belajar 10GB, Simak Caranya!
apahabar.com

Gaya

Sasar Mahasiswa dan Perusahaan, Rumah Sambal Acan Raja Banjar Hadir Kemasan Kotak
apahabar.com

Gaya

Keterlibatan Wanita Mencoblos di Pilpres 2019 Penting
apahabar.com

Gaya

Peneliti India Buat Stetoskop Pintar Jarak Jauh

Gaya

Selamat! Istri Dimas Djay Umumkan Hamil Anak Pertama
apahabar.com

Gaya

Luncurkan Ramadhan Fair dan Late Night Sale, Duta Mall Banjarmasin Tawarkan Diskon 70 Persen

Gaya

Pulang Touring Terasa Lebih Cepat dari Berangkat, Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
apahabar.com

Gaya

Era ‘New Normal’, Penggunaan Video Conference Diperkirakan Masih Tinggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com