Tiga Kabupaten-Kota Kalsel Nihil Pasien Covid-19, Tala Terbanyak Kaltim Raup Rp 19,8 M dari Pisang Kepok Gerecek di Expo Pangan Nusantara Jelang Nataru, Palangka Raya Awasi Potensi Penimbunan Bahan Pokok Kejagung Tetapkan Seorang Pengacara Sebagai Tersangka Kasus LPEI Respons Bupati Barito Timur Soal Warning Mensos Risma Terkait Banjir

Semena-mena terhadap Jurnalis, Jose Mourinho Diboikot Radio Italia

- Apahabar.com     Rabu, 10 November 2021 - 15:15 WITA

Semena-mena terhadap Jurnalis, Jose Mourinho Diboikot Radio Italia

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Semena-mena terhadap jurnalis, pelatih AS Roma, Jose Mourinho, diboikot sebuah stasiun radion Italia.

Dilansir dari The Sun, Mourinho memarahi seorang reporter bernama Marco Juric di depan umum.

Alasannya si wartawan dianggap tak cerdas dalam menyampaikan pertanyaan saat konferensi pers.

Sang jurnalis saat itu bertanya kepada Mourinho,”Sudah enam bulan sejak Anda menantangani kontrak dengan Roma, apakah Anda akan mengubah apa yang sudah Anda lakukan dalam hal pemain pilihan, pernyataan, permintaan atau lainnya?”

Mourinho justru menjawab pertanyaan tersebut di luar topik. Mantan juru taktik Manchester United dan Tottenham Hotspur ini mengritik sang jurnalis dengan nada ketus.

“Anda berada di sini di hampir setiap konferensi pers, tetapi Anda sangat cerdas dan Anda ingin orang-orang berpikir Anda tidak cerdas atau Anda tidak cerdas sama sekali,” tukas Mourinho.

“Saya ingin berpikir Anda cerdas tetapi Anda suka melakukan apa yang Anda lakukan.”

Mourinho kemudian bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan ruangan, mengakhiri sesi wawancaranya sebelum waktunya.

Momen tersebut ternyata berujung pada keputusan sebuah radio, Ratesport, memboikot Mourinho.

Radio tersebut juga menjelaskan alasannya dalam pernyataan resmi.

“Retesport, menyatakan solidaritas terhadap Marco Juric mengenai tanggapan tidak menyenangkan dan tidak pantas yang diterima dari Jose Mourinho di ruang pers Sabtu lalu, telah memutuskan untuk menangguhkan partisipasinya dalam konferensi pers untuk menghindari eksploitasi lebih lanjut dari pertanyaan yang diajukan dicara yang sopan dan benar-benar sah.”

“Kami berharap pelatih Giallorossi bekerja lebih keras lagi dalam meningkatkan keberuntungan tim dan memusatkan perhatiannya pada solusi teknis yang mungkin, menghindari ledakan spektakuler yang, pada saat ini, kami anggap sangat tidak pantas.”

Mourinho Musuh No. 1 Media

Ini bukan pertama kalinya juru taktik berjuluk ‘The Special One’ tersebut terlibat perselisihan dengan media.

Ia pernah mengalaminya saat masih bertugas di Liga Inggris.

Bahkan pekan lalu, pelatih asal Portugal itu juga menyerang jurnalis asal Norwegia, Jan Aage Fjortoft, menyusul hasil imbang 2-2 dengan Bodo/Glimt di Europa Conference League.

Mourinho menggantikan Paulo Fonseca di AS Roma pada musim panas lalu. Setelah menikmati awal musim yang solid, performa Roma justru mengalami penurunan dengan kalah tiga kali dari lima pertandingan terakhir mereka di Serie A Italia.

Akibatnya, mereka saat ini duduk di urutan keenam dalam klasemen liga, terpaut 13 poin dari pemimpin Napoli dan AC Milan.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Diterkam Maung Bandung 3-0, Ini Kata Pelatih Singo Edan
apahabar.com

Sport

Bayern Juara, Lewandowski Top Skor Akhiri Dominasi Ronaldo-Messi Kurun 12 Tahun
apahabar.com

Sport

Indonesia Masters 2020, 267 Pebulutangkis Berebut Rp5,4 M
apahabar.com

Sport

Penasaran Soto Banjar, Yakob Sayuri Juga Rindu Kuliner Papeda Khas Papua

Sport

BRI Liga 1: PSS Sleman Tekuk Borneo FC, Irfan Jaya Bikin Brace
Liga Italia

Sport

Hasil Liga Italia: Start Manis Para Debutan, Inter Milan Bantai Genoa
apahabar.com

Sport

Lima Pemain Seleksi di Barito Putera Tak Masuk Hitungan Djanur
apahabar.com

Sport

Juara GP Belgia, Hamilton Semakin Dekati Rekor Schumacher
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com