Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini

Sepekan Reses di Kotabaru-Tanbu, Paman Yani Buka Fakta Penyebab Kerusakan Hutan Mangrove

- Apahabar.com     Kamis, 11 November 2021 - 14:42 WITA

Sepekan Reses di Kotabaru-Tanbu, Paman Yani Buka Fakta Penyebab Kerusakan Hutan Mangrove

Anggota DPR RI Muhammad Yani Helmi mengekspose hasil reses di Kotabaru dan Tanah Bumbu. Foto-Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi ekspos hasil reses sepekan di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, Kamis (11/11) siang.

Pria yang akrab disapa Paman Yani blak-blakan mengungkap temuan selama berjumpa dengan masyarakat.

“Salah satunya hutan mangrove yang hilang di Desa Sekubang, air laut mengikis daratan,” kata Politisi Partai Golkar kepada awak Media.

Kerusakan hutan mangrove memang menjadi persoalan yang kompleks, Yani bilang kerusakan itu disebabkan oleh pembudidaya yang bukan asli dari Kalimantan, ditambah perusahaan korporasi.

Hutan mangrov yang sebelumnya luas terbentang dibabat kemudian disulap menjadi kolom budidaya ikan.

Yani sudah melaporkan hal ini ke Dinas supaya segera ambil tindakan dan segera ditanami ulang.

“Kalau terus dibiarkan, garis pantai akan makin menjorok ke daratan. Ini bahaya,” tambahnya.

Ia tak mau kawasan pesisir tenggelam seperti kawan ibukota yang kerap dilanda banjir rob.

Ia juga meminta pemerintah untuk mengambil tindakan jika kawasan tersebut memang masuk kawasan konservasi.

“Saya sudah laporkan ini ke Bupati dan Dinas Provinsi untuk segera ditindaklanjuti,” sambungnya.

Selain persoalan hutan mangrove, ia juga menemukan fakta soal vaksinasi yang tak sampai di kawasan pesisir Kotabaru.

“Setelah dikomunikasikan, saya berhasil membawa 100 dosis vaksin ke kawasan pesisir, alhamdulillah dibantu pula oleh Pemkab setempat,” kata Yani.

Yani menyayangkan upaya percepatan vaksin tersebut belum menyentuh daerah pesisir. Ia berharap Pemerintah lebih peka untuk percepatan vaksinasi di banua.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kisah Pilu Sarinah, Pemulung dengan Tiga Anak di Pundaknya
apahabar.com

Kalsel

Zona Hijau Covid-19 Ada Beberapa Aspek, Bagaimana dengan Kalsel?
apahabar.com

Kalsel

Unik! Ibnu Lutfi ‘Sulap’ Limbah Bambu Jadi Miniatur Kincir Air
PDIP Kalsel

Kalsel

Siapkan Pemimpin-pemimpin Muda, PDIP Kalsel Gelar Pelatihan Kader Pratama

Kalsel

Pelayat Terbatas, Hj Juwairiyah Dimakamkan Satu Kubah dengan Abah Guru Sekumpul Selepas Ashar
apahabar.com

Kalsel

Satu PDP Hilang dari Daftar Covid-19 HST, Simak Penjelasan Jubir
apahabar.com

Kalsel

HUT RI ke-75, Duta Mall Banjarmasin Heningkan Cipta 3 Menit
KEK Batulicin

Ekbis

Selesai Pabrik Biodiesel, Haji Isam Target Empat Smelter
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com