Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Sidang Penyuap Anak Buah Bupati HSU Digeber Awal Desember

- Apahabar.com     Senin, 22 November 2021 - 14:56 WITA

Sidang Penyuap Anak Buah Bupati HSU Digeber Awal Desember

Pengadilan Tipikor Banjarmasin bakal menggelar sidang perdana perkara dugaan suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Foto-apahabar.com/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin menggeber persidangan perkara kasus dugaan korupsi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Diketahui, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara dua terdakwa Fachriadi dan Marhaini ke Pengadilan Tipikor pada PN Banjarmasin, Jumat (19/11) lalu.

Majelis hakim yang menyidangkan perkara itu telah ditunjuk oleh Ketua PN Banjarmasin Moch Yuli Hadi.

“Hakimnya Jamzer Simanjuntak, Achmad Gawi dan Arif Winarno,” ujar Juru Bicara PN Banjarmasin, Aris Bawono Langgeng.

Lantas kapan dimulai? Sesuai hasil musyawarah majelis hakim, sidang perdana bakal digelar di Pengadilan Tipikor Banjarmasin awal Desember mendatang.

“Sidang ditetapkan hari Rabu tanggal 1 Desember 2021,” beber Aris yang juga merupakan hakim di PN Banjarmasin.

Diketahui, Fachriadi merupakan Direktur CV Kalpataru dan Marhaini Direktur CV Hana Mas. Kedua kontraktor itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bagi-bagi fee proyek di Dinas PUPRT Kabupaten HSU.

Fachriadi dan Marhaini diduga telah menyuap Plt Kepala Dinas PUPRT HSU, Maliki. Mereka masing-masing meberi fee 15 persen kepada Maliki untuk rehabilitasi jaringan irigasi Banjang dan Kayakah dengan total duit Rp345 juta.

Selama proses persidangan nantinya kedua terdakwa akan menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Banjarmasin (Teluk Dalam).

“Penahanan telah menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor dan tempat penahanan para terdakwa selama proses persidangan dititipkan pada Lapas Kelas IIA Banjarmasin,” ujar Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Fachriadi dan Marhaini didakwa dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-undang Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP; atau kedua: Pasal 13 Undang-undang Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Banjarmasin Beri Tambahan Penghasilan ASN Saat PPKM, Pengamat: Lukai Hati Rakyat
Teluk Tiram

Banjarmasin

Gadis di Banjarmasin Tewas Saat Tertidur Pakai Headset, Cek Faktanya
Masyarakat Terkena PHK di Kalsel

Banjarmasin

Stimulus Pemerintah Mestinya Selamatkan Masyarakat Terkena PHK di Kalsel

Banjarmasin

Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari
Ilustrasi. Foto-Istimewa

Banjarmasin

Pengawasan Prokes Kurang, PPKM Mikro di Banjarmasin Diperpanjang

Banjarmasin

Borneo Law Firm Ancam Gugat PDAM Bandarmasih
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat tanpa kepala di Belitung, Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Rizal

Banjarmasin

Misteri Mayat Perempuan Tanpa Kepala di Banjarmasin Mulai Terungkap, Polisi Endus Pelaku Lebih dari Satu
Eks Pasangan Bupati

Banjarmasin

Eks Pasangan Bupati Balangan Bertemu di Pengadilan, Wakil Beberkan soal Utang Biaya Pencalonan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com