Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Sistem Pendidikan Indonesia Dinilai Gagal Edukasi Perubahan Iklim

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengungkapkan saat ini sistem pendidikan
- Apahabar.com     Rabu, 17 November 2021 - 13:50 WITA

Sistem Pendidikan Indonesia Dinilai Gagal Edukasi Perubahan Iklim

Mendikbudristek Nadiem Makarim. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengungkapkan saat ini sistem pendidikan di Indonesia masih belum berhasil membangun kesadaran siswa dan orang tua terkait pentingnya perubahan iklim dan lingkungan hidup.

Menurut Nadiem, sistem pendidikan saat ini masih berfokus pada metode menghafal dan ujian berbasis hafalan.

“Sistem pendidikan kita belum berhasil membangun kesadaran siswa dan orang tua bahwa edukasi lingkungan hidup adalah cara kita untuk menyelamatkan generasi penerus,” tutur Nadiem dalam acara bertajuk Aspirasi Anak Muda Soal Perubahan Iklim, Rabu (17/11).

Menurutnya, Indonesia masih tertinggal jauh dengan berbagai negara maju terkait edukasi perubahan iklim. Padahal, perubahan iklim tersebut sudah dirasakan setiap harinya.

Nadiem menjelaskan pentingnya melakukan transformasi sistem pendidikan di Indonesia yang memasukkan edukasi lingkungan hidup dan konsep keberlanjutan dalam proses pembelajaran. Sebab, transformasi sistem pendidikan memungkinkan murid belajar dari hal-hal yang relevan dengan sekitarnya.

“Termasuk kebutuhan akan edukasi perubahan iklim,” ucapnya.

Nadiem menambahkan hal lain yang juga penting disorot dalam melihat perubahan iklim adalah memegang nilai-nilai kearifan lokal. Ia menggarisbawahi bahwa nilai kearifan lokal adalah pentingnya melindungi alam.

“Pentingnya melindungi alam, jangan sampai kebutuhan manusia mengorbankan kondisi alam. Ajaran tersebut perlu kita pegang teguh dan tanamkan pada anak-anak kita,” tuturnya.

Saat ini, Nadiem sedang mencanangkan transformasi pendidikan melalui program merdeka belajar. Transformasi ini ditujukan secara menyeluruh dalam sistem pendidikan, namun utamanya mewujud dalam bentuk evaluasi kurikulum.

Salah satu yang paling signifikan adalah penghapusan ujian nasional menjadi asesmen nasional yang menilai kemampuan literasi dan numerasi siswa. Perubahan lainnya pun proses pembelajaran saat ini dilakukan berbasis proyek yang memungkinkan siswa untuk belajar lebih banyak terkait berbagai isu, termasuk perubahan iklim.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pasar Ramai Lagi, Jokowi Minta Protokol Kesehatan Diterapkan

Nasional

Gali Motif, Terduga Penista Agama Muhammad Kece Tiba di Bareskrim Langsung Ditahan
Tewas Disambar Kereta Api

Nasional

Tragis, Seorang Wanita Tewas Disambar Kereta Api Saat Selfi di Rel
Probowo

Nasional

Gerindra Beberkan Alasan Probowo Bidik Kursi Presiden di Pilpres 2024
Hambalang

Nasional

Mangkrak, Jokowi Bakal Sulap Hambalang Jadi ‘Surga’ Atlet
apahabar.com

Nasional

Usai Deklarasi, JMSI Rencanakan Munas Juni Ini
apahabar.com

Nasional

Penusuk Ustaz Zaid Maulana di Aceh Ternyata Pecatan Polisi
apahabar.com

Nasional

Romi Sempat Ingin Kabur Saat Tahu KPK Datang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com