Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Soal Pembukaan Kembali Konsulat AS di Yerusalem Timur, Palestina Kecam Penolakan Israel

- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 00:05 WITA

Soal Pembukaan Kembali Konsulat AS di Yerusalem Timur, Palestina Kecam Penolakan Israel

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett (kanan) memimpin rapat kabinet mingguan di di Knesset di Yerusalem, Senin (19/7/2021). Foto-Reuters/Gil Cohen-Magen via Antara/Pool

apahabar.com, RAMALLAH – Otoritas Palestina pada Minggu (7/11) mengecam penolakan pembukaan kembali konsulat Amerika Serikat (AS) di Yerusalem Timur.

Penolakan pembukaan kembali konsulat AS di Yerusalem Timur dilakukan oleh Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.

“Tidak ada tempat bagi konsulat Amerika untuk melayani warga Palestina di Yerusalem,” kata Bennett pada Sabtu (6/11) malam.

Menteri Urusan Sipil Palestina, Hussein al-Sheikh, mengatakan pernyataan Bennett itu “menjadi sebuah tantangan baru bagi pemerintahan Presiden Joe Biden yang berulang kali mengumumkan niatnya untuk membuka konsulat di Yerusalem Timur.”

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina melalui pernyataan menyebutkan bahwa pernyataan Bennett tersebut merupakan “sebuah tantangan terang-terangan terhadap keputusan dan kebijakan pemerintah AS.”

Pada Mei 2018, pemerintah AS memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem dan pada Oktober tahun yang sama mantan menteri luar negeri AS Mike Pompeo menyatukan konsulat AS di Yerusalem Timur dengan kedutaan besarnya di kota tersebut.

Setahun kemudian pada Maret 2019, konsulat AS tutup dan tidak lagi melayani warga Palestina.

Pada Mei tahun ini, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan bahwa Washington berniat membuka kembali konsulatnya di Yerusalem Timur dan melanjutkan bantuan finansial bagi Badan Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Internasional

Telepon Perdana Biden, Hubungi 3 Pimpinan Negara Kunci di Asia-Pasifik
Crazy Rich

Internasional

Crazy Rich Dunia Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai

Internasional

Laporan UHRP: Tokoh Agama Uighur Jadi Sasaran Persekusi

Internasional

Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram
apahabar.com

Internasional

Satu Orang Meninggal Setiap 7 Menit di Iran Akibat Covid-19
Kereta Barang Ekspor

Internasional

Kereta Barang Ekspor Turki-China Berangkat Perdana,Lewati Dua Benua dan Dua Laut
apahabar.com

Internasional

China Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Manusia di Uni Emirat Arab
Harga Minyak

Ekbis

Harga Minyak Turun Tipis, Investor Pertanyakan Dampak Pelepasan Cadangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com