Tepat di Hari Menanam Pohon Indonesia, HST Dilanda Musibah Banjir Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Pascabanjir Palangka Raya, Warga Tumbang Tahai Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Banjir Kiriman Tiba di Kandangan, Bhalink-bhalink Rescue Bantu Evakuasi Warga

Sukses di KMHE 2021, Tim Wasaka ULM Butuh Support Kembangkan Mobil Antasari Evo I

- Apahabar.com     Jumat, 26 November 2021 - 13:47 WITA

Sukses di KMHE 2021, Tim Wasaka ULM Butuh Support Kembangkan Mobil Antasari Evo I

Tim Wasaka Fakultas Teknik ULM saat tampil di ajang KMHE 2021. Foto-apahabar.com/Istimewa.

apahabar.com, BANJARBARU – Masih ingat dengan mobil Antasari Evo I? Ya, Ferrari mini hitam mengkilap buatan Tim Wasaka Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (FT ULM).

Mobil Antasari Evo I dibuat untuk Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021.

Digelar di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya, Antasari Evo I menyabet peringkat 3 kategori urban kelas mesin pembakaran dalam gasoline.

Mobil Antasari Evo I mampu menempuh jarak 150 km/liter BBM.

Kendati demikian, Manager Wasaka Team Car, Bayu Setiawan mengakui masih banyak yang perlu dievaluasi dari ferrari minim bermotif burung enggang ini.

“Jujur sebenarnya kami masih belum puas dengan hasilnya,” ucapnya saat dihubungi apahabar.com, Jumat (26/11).

Di ajang nasional, Bayu mengakui pengalaman tim ini boleh dibilang cukup minim.

Tahun ini, Tim Wasaka baru pertama kali mengikuti kontes secara tatap muka.

Di samping itu, tim lawan rata-rata beranggota mahasiswa semester 7.

Sementara Tim Wasaka kali ini masih berada di semester 5.

Secara pengetahuan dan pengalaman di atas kertas tim lawan sudah unggul.

Tak hanya itu, Bayu mengaku mobil tim lawan jauh lebih unggul dari segi kualitas.

“Setelah sampai dan memulai kontes, kami kaget dengan kualitas mobil lawan yang jauh di atas Antasari Evo I,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Bayu merasa perlu adanya evaluasi dari Antasari Evo I. Mobil hemat listrik satu ini perlu lebih dikembangkan.

“Dari segi bodi dan bagian pemindah tenaga perlu di-upgrade jadi lebih bagus lagi,” kata Bayu.

Rencananya, bodi mobil hemat energi yang sekarang dibuat dari fiber glass ini bakal dikembangkan ke bahan lebih baik dan ringan.

Sebab, ukuran bodi mobil tim lawan jauh lebih ringan dibanding Antasari Evo I.

Namun, upaya ini tentu memerlukan kucuran dana cukup besar. Kisarannya senilai puluhan bahkan hingga ratusan juta rupiah.

Oleh karenanya, pihaknya berharap dukungan penuh dari kampus dan pihak sponsor.

“Karena kalau ingin meraih prestasi tentu perlu perjuangan dan modal besar,” tuntasnya.

Untuk kategori yang diikuti Tim Wasaka masih jauh dari perwakilan Universitsa Negeri Yogyakarta dan Universitas Diponegoro yang menyabet peringat pertama dan kedua.

Mengintip Antasari Evo I, ‘Ferrari’ Mini Buatan Mahasiswa Fakultas Teknik ULM

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Respon Dinkes Kota Minimalisir Jumlah Petugas KPPS yang Sakit
Sriwijaya

Kalsel

UPDATE Pencarian, Sriwijaya Konfirmasi Warga Kalsel Jadi Korban SJ-182
apahabar.com

Kalsel

Gagal di 2019, DPRD Kalsel Mantap Kungker ke Luar Negeri di Tahun Ini
Forkompimcam

Kalsel

Forkompimcam CLU Tapin Bentuk Posko PPKM Mikro Pelabuhan Tangguh
apahabar.com

Kalsel

Hormati Haul Guru Sekumpul, Ratusan Baliho Bacada Banjarbaru Aditya-Iwansyah Dicopot
apahabar.com

Kalsel

Per Hari Ini, RSUD Sultan Suriansyah Bisa Layani Pasien BPJS
apahabar.com

Kalsel

Lewat Apkasi Otonomi Expo Sukamta Promosikan Sasirangan Khas Tala
Silaturahmi

Kalsel

Silaturahmi dengan Awak Media di Tanbu, Arutmin Kabarkan Perpanjangan Kontrak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com