Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi

Tak Direspon Puskesmas, Sejumlah Warga Banjarbaru Serbu Bus Vaksinasi Keliling

Sejumlah warga Banjarbaru mengaku tidak dapat respon balik dari Puskesmas, tempat pelaksana vaksinasi. Padahal sudah melakukan registrasi.
- Apahabar.com     Kamis, 18 November 2021 - 16:15 WITA

Tak Direspon Puskesmas, Sejumlah Warga Banjarbaru Serbu Bus Vaksinasi Keliling

Antrean peserta yang ikut Bus Vaksinasi Keliling di Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Sejumlah warga Banjarbaru mengaku tidak dapat respon balik dari Puskesmas, tempat pelaksana vaksinasi. Padahal sudah melakukan registrasi.

Suyatno, salah seorang warga Kecamatan Liang Anggang mengaku bahkan menunggu lebih dari satu bulan. Namun sayang, belum ada kepastian kapan bakal divaksin Covid-19 di Puskesmas dekat rumahnya.

Ia pun pesimis bisa mendapatkan vaksinasi. Terlebih, lokasi vaksinasi lainnya jauh dari tempat tinggalnya. Ia lantas hanya menaruh harap pada pesan singkat atau kabar dari pihak Puskesmas.

Namun, setelah mendengar adanya layanan Bus Vaksinasi Keliling, Suyatno kembali bersemangat untuk bervaksin.

“Alhamdulillah ada vaksinasi keliling ini, bikin saya semangat, karena sudah sebulanan yang lalu saya mendaftar ke Puskesmas tapi belum ada konfirmasi,” ujarnya kepada apahabar.com.

Upaya jemput bola pemerintah kota ini sebutnya sangat membantu memudahkan masyarakat, khususnya yang mengalami kendala seperti dirinya.

“Saya senang sudah divaksin, Alhamdulillah setelah divaksin biasa saja, tidak ada reaksi apa-apa,” ungkapnya.

Senasib dengan Suyatno, salah satu ibu rumah tangga, Noor di kecamatan yang sama juga mengalami masalah yang sama.

“Saya juga sudah daftar di Puskesmas, belum ada kabar lagi. Jadi ke sini, dekat saja dari rumah,” katanya.

Namun pada tahapan screening vaksinasi, tensi darahnya tinggi sehingga perlu menunggu 15 menit untuk dilakukan screening ulang.

“Gak apa-apa, saya senang saja karena ada vaksin ini, akhirnya bisa ikut,” tutupnya.

Sementara itu, Lurah Landasan Ulin Selatan Makruf Rizani, dari 9000 warganya, sebagian awalnya menolak untuk divaksin Covid-19.

“Antusias warga rata-rata itu susah, itu kendalanya,” katanya.

Namun setelah adanya aturan pemerintah terkait bepergian perlu menunjukkan kartu vaksin, barulah masyarakat yang tadinya menolak menjadi antusias.

“Jadi warga mulai menyadari vaksin itu penting. Ditambah dengan Bus Keliling, itu sangat membantu,” sambung Ayub, sapaan akrabnya.

Berdasarkan data yang dikantonginya, tercatat ada 38 warga yang mendaftar vaksinasi jemput bola itu.

Namun, sebutnya banyak juga masyarakat yang datang langsung ke lokasi dengan membawa KTP.

Sehingga ia memperkirakan, jumlah warganya yang ikut andil dalam program percepatan vaksinasi itu lebih dari 50 orang.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PTM

Banjarbaru

Belum Temukan Varian Delta, Ketua DPRD Banjarbaru Dukung PTM Terbatas
Suspek Covid-19

Banjarbaru

Suspek Covid-19, WNA Asal China Dirawat di RS Idaman Banjarbaru
Vaksinasi di Banjarbaru

Banjarbaru

Cakupan Vaksinasi Lansia di Banjarbaru Tertinggi se-Kalsel
Banjarbaru

Banjarbaru

Abang Bunuh Pencabul Adik di Banjarbaru Dikenal Ahli Pisau Cukur
Covid-19

Banjarbaru

Jadwal Vaksin Covid-19 Banjarbaru, Tempat dan Ribuan Nakes Sudah Siap
Karhutla

Banjarbaru

Ring 1 Bandara Aman Karhutla, BPBD Kalsel Kerahkan Satgas Darat dan Udara

Banjarbaru

Geger, Pemuda di Banjarbaru Tewas Gantung Diri Diduga Hanya Dipicu Hal Sepele
PLN Kalselteng

Banjarbaru

Janji Respon Cepat Keluhan, PLN Kalselteng Perkenalkan Aplikasi New PLN Mobile
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com