RESMI! Sopir Truk Maut A Yani Banjarmasin Tersangka Tolerannya Muslim di Banjarmasin Bikin Pohon Natal Setinggi 8 Meter Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah HKN Banjarmasin Dilidik Jaksa, Pencegahan Covid-19 Jangan Mengendur Catat! SMA di Kalsel Tak Libur Saat Nataru 2022

Tolak Penggabungan Agama, Imam Al Azhar Anggap Bertentangan dengan Kebebasan Berkeyakinan

- Apahabar.com     Rabu, 10 November 2021 - 21:01 WITA

Tolak Penggabungan Agama, Imam Al Azhar Anggap Bertentangan dengan Kebebasan Berkeyakinan

Imam Besar Al Azhar, Sheikh Ahmed Al Tayyeb. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Imam Besar Al Azhar, Sheikh Ahmed Al Tayyeb menganggap penggabungan agama dalam sebuah kepercayaan bertentangan dengan nilai kebebasan berkeyakinan. Karena itu, dia menolak menolak seruan sebuah kepercayaan yang disebut Abrahamisme.

“Seruan ini, tampaknya, berusaha menggabungkan Yudaisme, Kristen, dan Islam dalam satu agama dengan nama Abrahamisme atau agama Abraham,” ujar Al Tayyeb dalam upacara hari jadi lembaga Islam-Coptic di Kairo, dilansir CNN Indonesia yang mengutip Gulf News, Rabu (10/11).

“Seruan ini, yang mirip dengan seruan globalisasi, mengakhiri sejarah, etika global, dan lainnya muncul untuk mempromosikan kebersamaan dan persatuan antar-manusia, pun juga menghapus penyebab percekcokan dan konflik.”

AlTayyeb menilai seruan penggabungan agama ini merampas kebebasan beragama antar-manusia.

“Berdasarkan keyakinan agama surgawi kami, kami percaya tidak mungkin bagi manusia untuk setuju pada satu agama, mengingat perbedaan dalam masyarakat seperti warna, keyakinan, pikiran, bahasa, dan bahkan sidik jari,” katanya.

Ia kemudian berkata, “Semua ini adalah fakta historis dan ilmiah, dan sebelumnya ini adalah fakta yang dikonfirmasi oleh Al-Quran.”

Al Tayyeb sendiri merupakan aktivis dialog antar-agama.

Sebelumnya, Al Tayyeb dan Paus Fransiskus menandatangani Dokumen Persaudaraan Manusia, yang juga dikenal sebagai Deklarasi Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Dokumen ini menggarisbawahi nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan kebebasan beragama.

Sebagaimana dilansir The National News, Islam, Kristen, dan Yudaisme adalah tiga agama utama Abraham. Para penganutnya menganggap Abraham sebagai nabi atau figur bapak yang penting.

Ketiga agama tadi mengangkat kisah Abraham yang bersedia mengorbankan anaknya untuk Tuhan. Saat Abraham hendak mengorbankan sang anak, Tuhan menghentikan pengorbanan Abraham.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Peringati Malam Tahun Baru Islam, Pengelola Masjid Agung Barabai Tak Sebar undangan
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Dishub Banjar Siapkan Jalur Sungai
apahabar.com

Habar

Ziarah ke Kelampayan, KH Ma’ruf Amin Berharap Berkah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari
apahabar.com

Habar

Saran MUI, Ziarah Kubur Baiknya Ditiadakan
PPKM Level 1

Habar

Ini Kata MUI Terkait Merapatkan Saf Salat di PPKM Level 1
apahabar.com

Habar

Pakai Metode Wakalah, LAZISNU Banjar Tampung Zakat Fitrah Pengikut Madzhab Syafi’ie
apahabar.com

Habar

PLN UP3 Barabai Bantu Kembangkan MSQ di Kalangan Pelajar
Sejarah

Habar

1,5 Juta Orang Sudah Kunjungi Hagia Sophia Sejak Kembali Jadi Masjid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com