Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Total Iuran HKN Rp200 Juta, Inspektorat Banjarmasin Lacak Dugaan Pungli

- Apahabar.com     Sabtu, 20 November 2021 - 10:58 WITA

Total Iuran HKN Rp200 Juta, Inspektorat Banjarmasin Lacak Dugaan Pungli

Iuran wajib HKN Banjarmasin jadi sorotan publik. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berharap aparat pengawas intern pemerintah (APIP) mencarikan jalan keluar atas kekisruhan iuran aneh saat Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 tahun.

Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin, Taufik Rivani menyampaikan tidak bisa memberikan sanksi begitu saja terhadap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin maupun kepala pelaksana HKN tahun 2021.

Namun, bagi dia jika terkait iuran HKN bersifat pungutan liar (Pungli), maka lain lagi situasinya, karena yang tandatangan di bawah proposal merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kami proses secara prosedur dan standar undang undang yang berlaku,” ujarnya.

Pihaknya memerlukan proses pengecekan dugaan Pungli memakan waktu sekitar 14 hari atau 2 pekan sejak Senin tadi (15/11).

Instruksi tersebut sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Mulai dari mengumpulkan keterangan saksi hingga barang bukti. Semua tersebut kembali dilaporkan ke Wali Kota Banjarmasin untuk ditindaklanjuti.

“Kita akan panggil yang bersangkutan, termasuk Ketua Pelaksana HKN,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Pelaksana HKN Banjarmasin Yanuar Diansyah mengakui bahwa iuran yang dilakukan bukanlah kewajiban juga tanpa adanya unsur pemaksaan.

Alhasil dicatat total iuran yang dikumpulkan sebesar Rp200 juta.

Baik sumbangan Aparatur Negara (ASN), RSUD Sultan Suriansyah, klinik, apatek, laboratorium, instalasi farmasi hingga profesi kesehatan.

“Misalnya, seperti yang tertera untuk RSUD Sultan Suriansyah sebesar Rp25 juta. Itu hanya harapan. Kenyataannya yang kami terima tidak sebesar itu. Hanya Rp22 juta saja,” imbuhnya.

Menurutnya dari sekian banyak sasaran proposal pun tidak semua yang memberikan sumbangan atau iuran. Ada juga berupa barang.

“Itu yang kami gunakan dan kami bagikan untuk doorprize alias keperluan untuk kegiatan. Jadi tidak ada maksud apa-apa, murni untuk kegiatan,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif
KIP Kalsel

Banjarmasin

Libatkan 9 Informan Ahli, KIP Kalsel Gelar FGD
Banjarmasin

Banjarmasin

Nekat Mudik! ASN di Banjarmasin Terancam Diberhentikan, Dayeen Pilih Tahan Rindu
Remisi Idulfitri

Banjarmasin

Hore! Remisi Lebaran Warga Binaan di Kalsel Diusulkan Bertambah, Segini Jumlahnya
PPKM Level IV Banjarmasin

Banjarmasin

Nasib PPKM Level IV Banjarmasin Ditentukan Hari Ini, Ibnu Sina: Insya Allah Turun
Banjarmasin

Banjarmasin

Cerita Korban Kebakaran Hebat di Nagasari Banjarmasin, Sempat Dengar Ledakan
Banjarmasin

Banjarmasin

Kabar Terkini Truk Tercebur di Trisakti Banjarmasin: Dua Penumpang Hilang, Satu Patah Kaki
SMAN 2 Banjarmasin

Banjarmasin

Persiapan PTM Terbatas, Ratusan Siswa SMAN 2 Banjarmasin Disuntik Vaksin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com