Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Ukraina Memanas, Rusia dan NATO Saling Tuding

- Apahabar.com     Selasa, 30 November 2021 - 23:04 WITA

Ukraina Memanas, Rusia dan NATO Saling Tuding

Latihan gabungan antara Ukraina dan NATO. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Rusia dan NATO saling tuding satu sama lain ketika masalah Rusia dan Ukraina semakin memanas.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan agar NATO tak melakukan tindakan yang melewati batas. Ia menilai pembangunan infrastruktur NATO di perbatasan Rusia merupakan tindakan yang mengkhawatirkan.

“Jika semacam sistem serangan muncul di wilayah Ukraina, waktu penerbangan ke Moskow adalah 7-10 menit, dan lima menit jika senjata hipersonik dikerahkan. Bayangkan saja,” kata Putin dalam forum investasi pada Selasa (30/11), dikutip dari Reuters.

“Menciptakan ancaman seperti itu (di Ukraina) menimbulkan ancaman bagi kami. Tapi saya harap itu tidak terjadi. Saya berharap pada akal sehat, tanggung jawab untuk negara kami dan komunitas dunia akan menang,” tambahnya.

Sementara itu, NATO mengancam Rusia akan membayar mahal jika Moscow melakukan kekerasan kepada Kiev.

“Bakal ada harga tinggi yang harus dibayar Rusia jika mereka sekali lagi memutuskan menggunakan kekerasan untuk menghalangi kemerdekaan Ukraina,” kata Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, Selasa (30/11).

“Kami memiliki pilihan berbeda dan kami telah menunjukkannya selama bertahun-tahun, sebagai reaksi terhadap penggunaan kekuatan militer Rusia terhadap Ukraina sebelumnya, bahwa kami dapat mempertahankan sanksi ekonomi dan keuangan yang berat, sanksi politik (kepada Rusia),” tuturnya.

Stoltenberg juga menyampaikan kehadiran NATO di wilayah Laut Hitam dan kawasan Baltik merupakan reaksi langsung dari serbuan militer Rusia terhadap Ukraina, yang mana juga merupakan upaya pencaplokan wilayah Krimea.

Sebelumnya, NATO secara tersirat menyebutkan Rusia tengah bersiap mengadakan perang dengan Ukraina.

“Tidak ada kejelasan tentang niat Rusia tetapi ada konsentrasi pasukan yang tidak biasa untuk kedua kalinya tahun ini (ke dekat perbatasan Ukraina). Kami melihat kendaraan lapis baja, drone, sistem peperangan dan puluhan ribu pasukan siap tempur (di perbatasan dekat Ukraina),” ucap Stoltenberg kala menghadiri pertemuan NATO di Latvia, Selasa (30/11).

Pertemuan NATO sendiri dilakukan untuk membahas rencana darurat seandainya Rusia memutuskan untuk menyerang Ukraina.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

WHO

Internasional

WHO: 115 Ribu Nakes Meninggal Sejak Awal Covid-19

Internasional

Pascagencatan Senjata, Hamas Akan Tetap Waspada
apahabar.com

Internasional

Stram Kurs Kembali Bakar Al-Qur’an, Ada Apa?
apahabar.com

Internasional

Sekutu Terbesar AS Akui Kemenangan Joe Biden
Serangan Israel di Gaza, Minggu (2/1/2022). Foto-Twitter via Okezone.com

Internasional

Serangan Perdana di 2022, 10 Rudal Ditembakkan Israel ke Gaza

Internasional

Resmi, Australia-Singapura Sepakat Barter Vaksin Covid-19
apahabar.com

Internasional

KTT APEC Sepakati Visi Putrajaya 2040 dan Deklarasi Kuala Lumpur
apahabar.com

Internasional

Bayi Harimau Sumatra Lahir di Kebun Binatang Polandia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com