Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru

Usai Anggota MUI Ditangkap Densus 88, Mahfud: Masyarakat Mestinya Tidak Bereaksi Berlebihan

- Apahabar.com     Sabtu, 20 November 2021 - 18:42 WITA

Usai Anggota MUI Ditangkap Densus 88, Mahfud: Masyarakat Mestinya Tidak Bereaksi Berlebihan

Menko Polhukam, Mahfud MD. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyayangkan reaksi masyarakat terkait penangkapan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) oleh Densus 88.

Mahfud mengatakan, mestinya masyarakat tak bereaksi berlebihan terkait hal ini. Hingga muncul dua pandangan yang cukup berbahaya soal penangkapan anggota MUI sebagai tersangka teroris itu.

Tudingan banyak diarahkan ke MUI sebagai organisasi sarang teroris dan tak sedikit yang minta untuk dibubarkan.

Tudingan lain, ditujukan kepada negara yang menyebut tengah menggunakan Densus 88 untuk merusak MUI.

“Itu berlebihan. Justru kita menelusup dan menelisik ke berbagai tempat. Kan bukan hanya di MUI, di tempat lain banyak, orang seperti itu di mana-mana banyak. Tapi kalau harus bubarkan MUI itu berlebihan,” kata Mahfud dalam keterangan video, seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu (20/11).

Lagi pula, kata Mahfud, penangkapan salah satu anggota MUI ini juga tak dilakukan terburu-buru atau sembarangan.

Densus sebelumnya telah melakukan pelbagai penyelidikan, dari mulai dibuntuti pelan hingga berbagai hal lainnya untuk membuktikan bahwa tersangka memang terlibat dengan aksi terorisme.

“Karena tidak boleh sembarangan, begitu ditangkap harus meyakinkan bahwa ini bisa dibuktikan di pengadilan,” kata dia.

“Mari kita percaya proses hukumnya. Mari bekerja dengan baik semua untuk menjaga keamanan negara karena jangan sampai nanti dikatakan pemerintah kecolongan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88) menangkap sejumlah terduga teroris. Salah satunya adalah Ketua Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Bekasi Farid Okbah.

Mahfud MD mengatakan, semua orang kaget ketika aparat kepolisian, khususnya Densus 88 menangkap salah satu anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai tersangka teroris.

“Iya, memang kita dibuat kaget dengan peristiwa penangkapan tiga teroris yang di antaranya ada yang merupakan oknum MUI,” kata Mahfud.

Selain itu, Densus 88 juga meringkus Anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah dalam penangkapan itu.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mayat dalam Koper Diduga Dimutilasi Orang Dekat Korban
apahabar.com

Nasional

Mantan Kuli Panggul Dipanggil Jokowi ke Istana

Nasional

Wabup Timbul Jadi Plt Bupati Probolinggo Usai Puput Tantriana Sari Tersangka Suap
apahabar.com

Nasional

BLT Gaji Guru Honorer Rp 1,8 Juta Cair, Anda Sudah Menerima?
Bansos

Nasional

Berikut Daftar 5 Bansos yang Masih Dilanjutkan

Nasional

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Jelaskan 2 Ancaman di Era Digital
apahabar.com

Nasional

PDIP: Natal Penuh Semangat Solidaritas dan Peneguhan Pancasila
Nabire Papua

Nasional

Nabire Papua Digoyang Gempa M 5,3, BMKG: Waspadai Gempa Susulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com