Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas Jalan Provinsi di HSU Rusak Parah, Truk Bermuatan Semen Amblas

Viral Orang Utan Nyeberang Jalan, BKSDA Kaltim Turun Tangan

- Apahabar.com     Jumat, 19 November 2021 - 18:53 WITA

Viral Orang Utan Nyeberang Jalan, BKSDA Kaltim Turun Tangan

Orang utan menyeberang jalan di Simpang Perdau, Kaltim. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Salah satu hewan dilindungi, orang utan terlihat menyeberang jalan poros Sangatta-Muara Wahau tepatnya di KM 5,5 Simpang Perdau, Kaltim baru-baru ini.

Kejadian tersebut diabadikan oleh seorang pengendara hingga akhirnya viral di media sosia. Dalam video tersebut orang utan menyeberang jalan di tengah guyuran hujan dan kendaraan yang melintas.

Kendaraan pun terpaksa berhenti dan memberikan kesempatan orang utan melintas menuju hutan yang ada di seberang jalan.

Mengetahui hal itu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim turut prihatin. Untuk itu BKSDA telah menurunkan tim menuju lokasi tersebut guna memastikan kondisi orangutan.

“Jadi sejak kemarin kita sudah menurunkan tim pagi-pagi ke sana. Saya sudah dapat laporannya, yang pertama lokasinya terkonfirmasi bahwa itu ada di KM 5,5 dari Simpang Perdau,” kata Kepala BKSDA Kaltim, Ivan Yusfi Noor pada Jumat (19/11).

Selain itu timnya juga memastikan sarang orang utan yang berada di sekitar lokasi tersebut. Ivan menduga sarang tersebut memang sarang orang utan yang menyeberang.

“Konfirmasi lainnya kita ada menemukan tidak jauh dari pinggir jalan itu sarang orang utan. Kemungkinan besar itu sarang orang utan jantan dewasa yang viral kemarin. Tapi ada kemungkinan itu sarang orang utan yang lain,” tuturnya.

Ditanya mengapa orang utan tersebut kerap ditemui menyeberang jalan, Ivan mengatakan bahwa menurut peneliti area Perdau, Bengalon hingga Wahau memang merupakan habitat orang utan. Sebab di daerah tersebut masih terdapat hutan konsesi milik PT KPC.

“Jadi konsesi KPC ini tidak sepenuhnya area tambang, lebihnya masih hutan sekunder, dan di dalamnya masih ada orang utan. Dan area konsesi hutan daerah KPC adalah daerah tempat pengungsian yang sebelumnya berubah jadi tambang,” jelasnya.

Fenomena orang utan nyeberang jalan bahkan sudah terjadi sejak tahun 2006 silam. Hal ini dikarenakan jalan tersebut masih masuk area pintasan pergerakan dari satwa liar ini. Pergerakan harian yang di maksud ialah mencari makan, sarang hingga berevolusi.

“Konsekuensinya kalau pergerakan mereka di saat-saat tertentu jalan mereka terpotong, pasti mereka akan menyeberang,” tambahnya.

Selain itu, Ivan mengatakan jumlah orang utan yang masih bertahan di wilayah hutan sekunder area KPC tersebut sekitar 500 ekor.

Menyikapi soal orang utan menyeberang jalan yang dinilai membahayakan bagi pengendara lain, pihaknya telah meminta jajarannya untuk membuat rambu-rambu peringatan.

“Kita sudah memerintahkan kepada teman-teman untuk mendesain rambu-rambu yang nanti akan mengingatkan kepada pengendara yang melalui jalur itu karena ada lintasan-lintasan satwa liar,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jadi Ibu Kota RI, Penajam Siap Tingkatkan Produksi Pangan
Kaltim Lockdown Weekend

Kaltim

Kaltim Lockdown Weekend, Warga Panic Buying di Pasar Pandan Sari Balikpapan
Erdogan

Kaltim

Hakim Kabulkan Permohonan Erdogan Ganti Kelamin Jadi Perempuan Bernama Hafshah

Kaltim

Pemancing Terseret Longsor di Bawah Jembatan Samarinda Ditemukan Tewas
apahabar.com

Kaltim

Pasien Positif Corona di Samarinda Pernah Ikuti Pertemuan di Bogor

Kaltim

Divaksin, Wartawan hingga Polisi di Balikpapan Rasakan Nyeri
apahabar.com

Kaltim

Hari Air 2019, Warga Kaltim Deklarasi Sungai Bebas Sampah

Kaltim

Rumah Sakit Penuh, Perawatan Pasien Covid Balikpapan Direncanakan Tak Lagi 14 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com