Kejagung Tetapkan Seorang Pengacara Sebagai Tersangka Kasus LPEI Kaltim Raup Rp 19,8 M dari Pisang Kepok Gerecek di Expo Pangan Nusantara Respons Bupati Barito Timur Soal Warning Mensos Risma Terkait Banjir ‘Banyu’ Naik, Remaja Tewas Tersetrum di Siring Amuntai Kala Tapin Siap Jadi Lumbung Pangan IKN Baru di Kaltim

Waket DPRD Kalsel Sosper Soal Pemuda

- Apahabar.com     Selasa, 2 November 2021 - 22:46 WITA

Waket DPRD Kalsel Sosper Soal Pemuda

Wakte DPRD Kalsel M Syaripuddin Sosper bersama Ketua KNPI Kalsel dan mantan Ketua DPRD Banjarmasin, Hj Ananda. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin tantang pemuda banua berkontribusi lewat karya dan inovasi.
Karena ujar Dhin, Kalsel kini punya legalitas yang menaungi para pemuda untuk lebih kreatif dan berinovasi lewat Perda Nomor 10 tahun 2019 tentang Kepemudaan.

“Ayo buktikan pemuda Kalsel mampu memberikan kontribusi pada pembangunan daerah,” kata Dhin di hadapan para Duta dan Putra Putri Wisata yang jadi peserta Sosper di Café 10.2 Banjarmasin, Selasa (2/11) sore.

Berlatar Sungai Martapura, Politisi PDIP Kalsel ini memaparkan kontribusi pemuda bisa dimulai dari ide, pemikiran, gagasan hingga kontribusi pada pembangunan.

“Ini yang ditunggu, bagaimana pemuda bisa memberikan masukan dan saran pada pembangunan. Jangan hanya mengkritik pemerintah,” tambah.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel, Fazlur Rahman mengatakan, indeks pembangunan pemuda (IPP) di Kalsel hingga kini masih rendah, bahkan di bawah urut 30 dari 34 provinsi di Indonesia.

“Ini yang jadi perhatian serius, bukan karena tidak ada peningkatan IPP, namun jauh di bawah provinsi lain,” kata Fazlur.

Fazlur mengungkapkan, ada lima indikator dalam menentukan IPP tersebut, di antaranya pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.

“Angka perkawinan usia anak juga menjadi salah satu kendala penyebab rendahnya IPP Kalsel, walaupun kini sudah mulai teratasi,” tambahnya.

Menurut Fazlur, keberadaan Perda Kepemudaan merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk melakukan pembinaan terhadap pemuda, mengingat mengurusi pemuda sama halnya dengan mengurusi hal lainnya.

“Karena pemuda adalah generasi penerus yang akan membangun bangsa ke depan, sehingga perlu dipersiapkan dan dibina sejak awal,” ujar Fazlur.

Sedangkan Hj Ananda menambahkan, pemuda harus berani menghadapi tantangan, dan jangan takut terhadap kekalahan. “Bahkan kekalahan harus menjadi semangat untuk berjuang lebih maju,” kata tokoh wanita inspiratif Kalsel ini. (*)

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bansos

DPRD Kalsel

Hasanuddin Murad Ingatkan Mereka yang Berhak Dapatkan Bansos

DPRD Kalsel

Jokowi Teken Perpres 82, Legislator Kalsel: Segera Buat Pergub

DPRD Kalsel

Reses di Tala, Anggota DPRD Kalsel Imam Kanapi Genjot Ekonomi Daerah

DPRD Kalsel

Kapal Nelayan Bersandar di Dermaga PPI Kotabaru Meningkat, Ini Respons Paman Yani
apahabar.com

DPRD Kalsel

Ada Mamanda Pada Syukuran Rumah Jabatan Ketua DPRD Kalsel  
apahabar.com

DPRD Kalsel

Antrean Mengular, GTTP Kalsel Didesak Percepat Uji PCR
DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Waket DPRD Kalsel Reses di Kotabaru, Ini Mau Masyarakat
apahabar.com

DPRD Kalsel

Kenaikan Iuran BPJS Tuai Kritik Anggota DPRD Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com