Banjarmasin ‘Calap’ Lagi, Perhatikan Barang Elektronik! Demo Besar-besaran, Ribuan Buruh Tabalong Matangkan Persiapan RESMI! Sopir Truk Maut A Yani Banjarmasin Tersangka Tolerannya Muslim di Banjarmasin Bikin Pohon Natal Setinggi 8 Meter Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah

WHO Setujui Vaksin Covid-19 Covaxin Buatan India

- Apahabar.com     Kamis, 4 November 2021 - 00:01 WITA

WHO Setujui Vaksin Covid-19 Covaxin Buatan India

Arsip - Pekerja sanitasi Manish Kumar, yang menurut para pejabat adalah orang pertama di negara yang divaksinasi Covid-19, bersiap untuk menerima dosis Covaxin Bharat Biotech selama kampanye vaksinasi virus corona (Covid-19) di All India Institute of Medical Rumah Sakit Ilmu Pengetahuan (AIIMS) di New Delhi, India, Sabtu (16/1/2021). Foto-Reuters/Adnan Abidi via Antara/HP/sa

apahabar.com, BENGALURU – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan telah menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Bharat Biotech India.

Hal itu membuka jalan bagi vaksin lokal tersebut agar diterima sebagai vaksin sah di banyak negara miskin.

“Kelompok Penasihat Teknis memutuskan bahwa vaksin Covaxin memenuhi standar WHO untuk perlindungan terhadap COVID-19, bahwa manfaat vaksin jauh lebih besar ketimbang risikonya dan vaksin dapat digunakan,” kata WHO melalui Twitter, seperti dilansir Antara, Rabu (3/11).

Kelompok penasihat WHO diperkirakan membuat keputusan tentang vaksin Covaxin pekan lalu, namun pihaknya meminta klarifikasi tambahan dari Bharat Biotech sebelum melakukan penilaian manfaat-risiko akhir untuk penggunaan vaksin secara global.

Covaxin juga ditinjau oleh Kelompok Ahli Penasihat Strategi Imunisasi WHO, yang merekomendasikan Covaxin diberikan dua kali dengan jarak pemberian empat pekan pada semua kelompok usia 18 tahun ke atas.

Daftar penggunaan darurat itu akan memungkinan Bharat Biotech mengirim vaksin ke negara-negara yang mengandalkan pedoman WHO untuk keputusan regulator mereka.

Covaxin merupakan vaksin ketujuh yang didukung oleh WHO setelah dua vaksin mRNA Pfizer-BioNTech dan Moderna, vaksin vektor adenovirus yang dikembangkan AstraZeneca dan Johnson & Johnson serta vaksin dengan virus inaktif buatan China Sinovac Biotech dan Sinopharm.

Restu WHO juga menandakan bahwa Covaxin dapat diterima sebagai vaksin sah bagi jutaan orang India yang telah menerimanya dan yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri.

Otoritas Oman dan Australia mengatakan bahwa mereka akan mengakui Covaxin sebagai vaksin yang sah bagi para pelancong.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Dipasarkan Akhir Tahun
Kucing di China

Internasional

Warganet Marah! Kucing di China Dimusnahkan Akibat Covid-19
apahabar.com

Internasional

Kehilangan Istri akibat Teror di Selandia Baru, Farid Ahmed: Saya Tidak Membenci Pelaku

Internasional

Gempa Jepang, KBRI Tokyo Pastikan Tak Ada Korban WNI
apahabar.com

Internasional

Berikan Penghormatan untuk Korban Pembantaian, Ini yang Dilakukan Geng Suku Asli Australia di Depan Masjid Christchurch
apahabar.com

Internasional

Pengemudi Tabrak Gerbang Masjidil Haram Langsung Ditangkap, Diduga Tidak Normal
apahabar.com

Internasional

NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana
Vaksinasi Covid-19

Internasional

Moskow Vaksinasi Covid-19 Massal Pertama, Target Kalangan Paling Berisiko
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com