Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus

Yani Helmi Ingatkan Warga Pesisir di Kalsel Perda Zonasi Wilayah

Anggota DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau yang akrab dengan sapaan Paman Yani mengingatkan warga pesisir di provinsinya berhak
- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 09:22 WITA

Yani Helmi Ingatkan Warga Pesisir di Kalsel Perda Zonasi Wilayah

Yani Helmi (baju PDH) saat Sosialisasi Perda 13/18 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau yang akrab dengan sapaan Paman Yani mengingatkan warga pesisir di provinsinya berhak mengetahui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2018.

“Apalagi daerah pesisir merupakan tempat tinggal dan sebagai daerah sumber mata pencaharian mereka, sehingga perlu pula mengetahui Perda 13/2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil,” katanya, Rabu (24/11).

Paman Yani menyatakan, saat penyebarluasan/sosialisasi Perda 13/2018 di Desa Teluk Sirih Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru baru-baru ini.

Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel itu menegaskan, informasi Perda 13/2019 sangat penting sekali, apalagi aturan tersebut berkaitan dengan zonasi wilayah dan pulau-pulau kecil dan berlaku hingga 2038.

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu (Tanbu) itu, hal yang wajar kalau warga pesisir di daerah ini mendapatkan isi Perda 13/2019 tersebut bahkan boleh dishare nantinya bagi tidak berhadir.

Wakil dari Partai Golkar itu berpendapat, sosialisasi Perda 13/2018 merupakan haknya sebagai rakyat untuk mengetahui, terlebih materinya sesuai dengan letak geografis yang dikunjunginya.

“Kenapa Perda 13/2018 harus disosialisasikan, tentu merupakan hak daripada warganya sendiri. Ya, tinggal anggota DPRD sendiri mau tidak mensosialisasikan,” demikian Paman Yani.

Dalam sosialisasi Perda 13/2018 itu Paman Yani mengajak pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel untuk menerangkan hal-hal yang berkaitan dengan isi Perda tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Teluk Sirih Saepul Bakri menyatakan, sangat mengapresiasi kedatangan dari anggota Komisi II DPRD Kalsel yang juga membidangi kelautan dan perikanan.

“Yang jelas kami merasa diperhatikan. Saya dua periode jadi Kades disini, alhamdulillah, baru Paman Yani selaku anggota DPRD provinsi yang mau datang ke Desa Teluk Sirih dan langsung mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat. Semoga menjadi silaturahmi yang baik ke depannya,” tutur Saepul

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Kalsel Sebut Air PDAM Surabaya Benar-benar Bisa Diminum
Wisata

DPRD Kalsel

Dewan Kalsel Harapkan Warga Ikut dalam Kelola Objek Wisata

DPRD Kalsel

Kalsel Ingin Tiru Jatim, Banyak Jalan Pakai Dana Negara dan Sumbangan Asing
Dana Desa

DPRD Kalsel

Dana Desa untuk Perangi Stunting, Boleh?
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tunjangan Diturunkan, Pegawai Administrasi “Serbu” Sekretariat DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Dewan Kalsel Kawal Anggaran Porprov 2022
DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Waket DPRD Kalsel Reses di Kotabaru, Ini Mau Masyarakat
reses

DPRD Kalsel

Reses di Bulan Ramadan, Paman Yani Sapa Masyarakat Segumba Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com