[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah

apahabar.com, BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu sedang jadi sorotan. Sepekan, dua ibu rumah tangga (IRT) nekat mau mengakhiri hidup..
- Apahabar.com     Minggu, 5 Desember 2021 - 19:46 WITA

Sudah 2 Ibu di Tanah Bumbu Coba Akhiri Hidup, IPK Sentil Peran Pemerintah

Seorang ibu rumah tangga mencoba melompat dari atas sungai Jalan Kodeco, Km 48, Tanah Bumbu. Sepekan, dua IRT di Tanah Bumbu nekat mencoba mengakhiri hidup. Foto: Ist

apahabar.com, BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu sedang jadi sorotan. Sepekan, dua ibu rumah tangga (IRT) nekat mau mengakhiri hidup.

Satu mencoba melompat dari atas jembatan, satunya lagi menenggak cairan pembasmi rumput.

Beragam faktor melatari. Mulai dari pertikaian pasangan suami istri (pasutri) hingga masalah ekonomi.

Terlepas dari itu, Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Kalimantan Selatan, Melinda Bahri punya pandangan berbeda.

Cekcok Gegara Ekonomi, IRT di Mantewe Tanbu Nekat Tenggak Racun Pembasmi Rumput

Dia bilang kasus semacam ini sangat diperlukan kepekaan dari orang-orang sekitar, sekalipun hanya sekadar menjadi pendengar.

Terlebih, jika ada perubahan perilaku dari seseorang, penting bagi para kerabat untuk menghubungkan ke tenaga profesional seperti psikolog klinis.

“Untuk menguatkan individunya dan untuk ketahanan mental,” katanya dihubungi apahabar.com, Minggu petang (5/12).

Selain kerabat dan keluarga, peran pemerintah sangat penting dalam kasus ini. Melinda menekankan pentingnya edukasi soal kesehatan mental.

Menurutnya, banyak tenaga profesional yang bisa dilibatkan. Tidak hanya psikolog klinis, bisa psikiater, perawat kesehatan jiwa hingga pekerja sosial.

“Jangan hanya pada momen-momen tersebut seperti peringatan hari kesehatan mental, tapi perlu ada program yang berkelanjutan. Sasarannya bisa anak, remaja dan dewasa,” pungkasnya.

TERUNGKAP! Penyebab IRT di Mantewe Tanbu Ingin Akhiri Hidup di Sungai Sela Selilau

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, 8 Wilayah Diguyur Hujan
apahabar.com

Kalsel

Momen Haornas 2019, BNN Kalsel Gaungkan Perangi Narkoba

Kalsel

BPS Kalsel Klaim Angka Pengangguran di Banua Turun

Banjarmasin

Lunas! Tunggakan Insentif Nakes di Banjarmasin Rp 2,4 Miliar Dibayar
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Tunggu Juknis Pembagian THR ke Pegawai Honorer
Satresnarkoba

Kalsel

Tak Sempat Telan Sabu, Warga Amuntai Keburu Diringkus Satresnarkoba HSU
Korban Video Viral

Kalsel

Pemerintah Klaim Korban Video Viral Tak Perlu Rawat Jalan, Korban: Saya Muntah Darah
apahabar.com

Kalsel

Dinas Perpustakaan Balangan Gelar Pekan Gemar Baca  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com