Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Akibat Omicron, Afrika Selatan Dilanda Gelombang Keempat Covid

Afrika Selatan sedang dilanda gelombang keempat pandemi Covid-19 akibat varian Omicron
- Apahabar.com     Jumat, 3 Desember 2021 - 23:29 WITA

Akibat Omicron, Afrika Selatan Dilanda Gelombang Keempat Covid

Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Foto-Shutterstock/Natatravel via Kompas.com

apahabar.com, CAPE TOWN – Afrika Selatan sedang dilanda gelombang keempat pandemi Covid-19 akibat varian Omicron.

“Varian Omicron telah ditemukan di tujuh dari sembilan provinsi,” kata Menteri Kesehatan Joe Phaala, Jumat (3/12) dilansir Antara.

Varian Omicron, yang telah meningkatkan kekhawatiran di seluruh dunia soal lonjakan infeksi virus corona, pertama kali terdeteksi di kawasan Afrika bagian selatan.

Perkembangan itu membuat banyak negara di seluruh kawasan memberlakukan larangan perjalanan serta menerapkan berbagai langkah lain untuk menghadang penyebaran varian tersebut.

Phaahla mengatakan dalam acara jumpa pers bahwa ia berharap Omicron bisa ditangani tanpa menyebabkan terlalu banyak kematian.

Menkes mendesak semua warga Afrika Selatan agar divaksin secara lengkap.

Ia menambahkan bahwa Afsel kemungkinan bisa menangani gelombang keempat Covid tanpa harus memberlakukan pembatasan yang lebih ketat selama Natal.

Ilmuwan terkemuka Institut Nasional untuk Penyakit Menular Afsel, Michelle Grrome, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Afsel sedang menghadapi peningkatan infeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam waktu singkat gara-gara Omicron.

Kelompok yang tertular varian itu juga bergerak dari kalangan usia muda ke kalangan yang lebih tua, katanya.

Ia memperingatkan agar kesiapsiagaan ditingkatkan dengan juga menambah persediaan ranjang dan staf di ruang perawatan anak di rumah sakit karena ada peningkatan jumlah anak di bawah usia empat tahun yang perlu dirawat.

Omicron telah dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai varian yang harus diwaspadai.

Para ilmuwan sedang mengumpulkan data untuk mencari tahu seberapa mudah Omicron bisa menular dan seberapa parah penyakit yang bisa ditimbulkan varian tersebut.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Fadil Jaidi

Internasional

Fadil Jaidi Galang Donasi untuk Palestina, Tembus Rp7 Miliar
apahabar.com

Internasional

Covid-19 di AS dan Eropa Melonjak, Harga Minyak Anjlok 3%
apahabar.com

Internasional

Vietnam: Latihan Militer China di Laut China Selatan Ancam Perundingan

Internasional

UPDATE Hasil Pilpres AS, Pidato ‘Kemenangan’ Joe Biden : Kami Bukan Musuh, Sudah Waktunya Kita Bersatu
Dolar

Ekbis

Kekhawatiran Omicron Surut! Dolar Menguat, Yen dan Franc Tergelincir
apahabar.com

Internasional

Kerugian Ledakan di Beirut Capai Rp223 Triliun

Internasional

Erdogan Tarik Turki dari Perjanjian Internasional
apahabar.com

Internasional

Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand Langsung Diadili
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com