Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Aksi Solidaritas untuk Novia, Mahasiswa UIN Antasari Kecam Pelaku Kekerasan Seksual

Puluhan mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin menggelar aksi solidaritas untuk Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi korban kekerasan seksual oknum
- Apahabar.com     Kamis, 9 Desember 2021 - 22:56 WITA

Aksi Solidaritas untuk Novia, Mahasiswa UIN Antasari Kecam Pelaku Kekerasan Seksual

Aksi Solidaritas untuk Novia, Mahasiswa UIN Antasari kecam pelaku kekerasan seksual dan suarakan Permendikbud tentang PPKS, Kamis (9/12). Foto-apahabar.com/Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Puluhan mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin menggelar aksi solidaritas untuk Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi korban kekerasan seksual oknum polisi, Kamis (9/12).

Novia merupakan mahasiswi Universitas Brawijaya yang bunuh diri di makam ayahnya. Diduga depresi akibat persoalan kekerasan seksual yang pernah dialaminya.

Para mahasiswa yang mengenakan pakaian hitam-hitam itu menggelar mimbar bebas di pintu masuk UIN Antasari, Jl A Yani KM 5 Banjarmasin.

Dalam aksinya, mereka memegang berbagai poster yang berisikan tentang protes terhadap kekerasan seksual.

Mereka menyampaikan rasa duka atas apa yang terjadi terhadap Novia dan mengutuk keras segala bentuk kekerasan seksual.

“Kita berduka salah satu pejuang keadilan saudari Novia harus berjuang sampai mati atas apa yang dialaminya,” ungkap Menteri Pengembangan Perempuan DEMA UIN Antasari Arina Magfirah usai kegiatan.

Dia mengingatkan, Novia tidak bunuh diri, melainkan dibunuh. Karena dia menjadi korban kekerasan seksual dan mendapat tekanan, hingga akhirnya mengakhiri hidupnya.

“Novia sebenarnya tidak bunuh diri, tapi dia dibunuh. Tiga kali. Oleh pelaku, oleh keluarga pelaku, dan oleh lembaga penegak hukum yang seharusnya melindunginya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Arina menyesalkan kejadian yang menimpa Novia yang pelakunya dari oknum penegak hukum. Dia berharap hal ini tidak terulang lagi.

“Tindak tegas pelakunya dan usut tuntas kasusnya. Jangan sampai hal serupa terulang kembali di kemudian hari,” pungkasnya.

Dukung Permendikbud PPKS

Sementara itu, Wakil Ketua DEMA UIN Antasari Arbani mengungkapkan, pada aksi ini mereka juga menyatakan dukungan terhadap Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan Perguruan Tinggi.

“Permendikbud ini jadi angin segar bagi para korban untuk memperoleh keadilan atas apa yang dialaminya. Karena selama ini yang menjadi problem dalam menanggulangan kekerasan seksual di kampus. Ini juga sejalan dengan Keputusan Dirjen Pendis tentang PPKS di kampus PTKI,” jelasnya.

Dia berharap, aksi ini menjadi salah satu pendorong kesadaran mahasiswa untuk peduli persoalan kekerasan seksual. Karena menurut dia selama ini persoalan kekerasan seksual masih tampak asing bagi mahasiswa.

“Mungkin mulai jadi perhatian semenjak banyaknya korban kekerasan seksual mulai berani membuka diri setelah terbitnya Permendikbud itu,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

GEGER!! 2 Perampokan Terjadi di Banjarmasin, Pelaku Todongkan Pisau di ATM

Banjarmasin

Miliki Ratusan Gram Sabu, Buruh di Banjarmasin Utara Ditangkap Polisi
Jajaran Satresnarkoba Polresta Banjarmasin memusnahkan ratusan kilogram sabu-sabu. Foto-Istimewa

Banjarmasin

Polresta Banjarmasin Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu
ULM

Banjarmasin

Mau PTM, Rektor ULM Sutarto Hadi Terpapar Covid-19
PPKM Banjarmasin

Banjarmasin

Menanti Kabar Baik, Status PPKM Banjarmasin Diputuskan Hari ini

Banjarmasin

Ribuan Mahasiswa Antusias Ikut Vaksinasi Massal di Gedung Sultan Suriansyah
Cuaca Kalsel Hari Ini

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada, Batulicin dan Kotabaru Hujan Disertai Petir
Banjarmasin

Banjarmasin

Diduga Sengaja Dibakar, 3 Rumah Ludes di Sungai Baru Banjarmasin!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com