Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

AS Identifikasi Kasus Pertama Covid-19 Omicron  

- Apahabar.com     Kamis, 2 Desember 2021 - 09:26 WITA

AS Identifikasi Kasus Pertama Covid-19 Omicron   

Ilustrasi warga AS. Foto-Istimewa

apahabar.com, WASHINGTON – Amerika Serikat mengidentifikasi kasus pertama Covid-19 varian Omicron Rabu (1/12).

Kasus itu ditemukan pada pasien penerima vaksin lengkap yang bepergian ke Afrika Selatan.

Mengutip Antara, pejabat kesehatan masyarakat mengatakan seseorang yang mengalami gejala ringan itu tiba di AS pada 22 November dan tujuh hari kemudian dinyatakan positif terinfeksi.

Orang itu sudah mendapatkan vaksin lengkap, tapi belum disuntik vaksin booster, menurut pakar penyakit menular kenamaan AS Dr. Anthony Fauci saat konferensi pers di Gedung Putih.

Orang tersebut kini menjalani isolasi mandiri dan seluruh kontak eratnya dinyatakan negatif Covid-19, lanjutnya.

Masih ada sejumlah pertanyaan besar seputar Omicron yang bermutasi lewat berbagai cara.

Menurut para ahli, cara Omicron bermutasi dapat meningkatkan kemampuannya untuk menyebar dan menghindari beberapa pertahanan yang dihasilkan oleh vaksin.

Pengembangan sedang berlangsung untuk memperbarui vaksin Covid-19 yang sudah ada, seandainya diperlukan.

Omicron sudah muncul di puluhan negara, seperti di sejumlah negara Eropa. Selain itu, kasus Omicron juga muncul di Kanada, Australia, Jepang, Hong Kong, dan Israel.

AS belum menemukan penularan Omicron lewat komunitas. Di kebanyakan negara, penularan Covid-19 masih tinggi, namun kasus baru tetap stabil selama dua pekan terakhir, menurut data Reuters.

Sebelumnya, pejabat kesehatan AS mengatakan varian baru yang pertama kali muncul di Afrika Selatan dan diumumkan pada 25 November itu, kemungkinan sudah tiba di AS saat puluhan negara lain juga mendeteksi Omicron.

AS melarang hampir seluruh warga negara asing yang sebelumnya berada di salah satu dari delapan negara Afrika bagian selatan.

Pada Selasa (30/11), CDC mengarahkan maskapai untuk mengungkapkan nama-nama dan informasi lainnya soal penumpang yang pernah berkunjung ke negara-negara itu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kereta Barang Ekspor

Internasional

Kereta Barang Ekspor Turki-China Berangkat Perdana,Lewati Dua Benua dan Dua Laut
Warga Saudi

Internasional

Warga Saudi Sambut Gembira Rencana Kerajaan Gratiskan Vaksin Covid-19
apahabar.com

Internasional

Menlu RI-AS Komitmen Hormati Hukum Internasional di Laut China Selatan
apahabar.com

Internasional

Bayi Harimau Sumatra Lahir di Kebun Binatang Polandia
Ariana Grande

Internasional

Sah! Ariana Grande dan Dalton Gomez Resmi Menikah, Pesta Digelar Sederhana
apahabar.com

Internasional

WHO Wajibkan Anak 12 Tahun ke Atas Gunakan Masker Seperti Dewasa

Internasional

Heboh Penemuan Mayat Terkubur Seadanya di Tepi Sungai Gangga
Pesta Seks

Internasional

Parah! Pesta Seks di AS, 41 Orang Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com