Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Bangun Smelter, Bahlil Larang Freeport Gandeng Kontraktor dari Jakarta

- Apahabar.com     Rabu, 22 Desember 2021 - 21:08 WITA

Bangun Smelter, Bahlil Larang Freeport Gandeng Kontraktor dari Jakarta

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melarang Freeport gandeng kontraktor dari luar Jawa Timur supaya pengusaha daerah tumbuh. Foto-Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Neesapahabar.com, JAKARTA –
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melarang PT Freeport Indonesia (PTFI) menggandeng kontraktor asal Jawa Timur yang berdomisili di DKI Jakarta. PTFI wajib bermitra dengan kontraktor asal Gresik yang berdomisili di Surabaya.

“Kemarin gubernur sudah bilang sama saya dan direktur utama Freeport. Kami buat kebijakan. Kontraktor lokal harus pengusaha Gresik di Surabaya,” ungkap Bahlil dalam Penerbitan dan Pembagian NIB untuk Pelaku UMK Perseorangan, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (22/12).

Dengan kebijakan ini, Bahlil berharap orang daerah bisa jadi ‘raja’ di kampungnya sendiri. Sebab, selama ini orang daerah tak kecipratan keuntungan atas investasi di kawasan tersebut.

“Kami ingin orang daerah jadi tuan di negeri sendiri, tidak jadi penonton kekayaan di wilayah sendiri,” kata Bahlil.

Menurut dia, kolaborasi perusahaan besar dengan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) wajib dilakukan di semua daerah. Jika tidak, maka orang kaya hanya kan berpusat di ibu kota.

“Nanti yang kaya lu lagi lu lagi. Mulai 2020 setiap investasi yang masuk ke daerah wajib bekerja sama dengan perusahaan daerah dan UMKM daerah,” jelas Bahlil.

Sebagai informasi, PTFI sedang membangun smelter di Gresik, Jawa Timur. Perusahaan lebih memilih membangun smelter di Gresik lantaran infrastruktur di Papua belum memadai.

Menurut Bahlil, hanya 1,3 juta ton dari 3 juta ton kapasitas produksi yang diberikan kepada pabrik PTFI yang sudah ada di Gresik. Sementara, 1,7 juta ton lainnya masih berlokasi di Papua.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Sah, RUPS Tetapkan Darmawan Prasodjo Jabat Dirut PLN

Nasional

Luhut Imbau Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Nataru
apahabar.com

Nasional

Sempat Kena Stroke, Pakar Media Sosial Nukman Luthfie Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Bela Menteri Erick Thohir, MHM: Pemerintah Sedang Kerja Keras Lawan Pandemi
Narkoba

Nasional

Nia Ramadhani, Ardi Bakrie dan Sopirnya Divonis 1 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Dibuka Lowongan Kerja United Tractors, Berikut Link Pendaftarannya
apahabar.com

Nasional

Simak Jadwal Pengumuman dan Pendaftaran CPNS 2019

Nasional

Terpapar Covid-19, Calon Wali Kota Bontang Adi Darma Tutup Usia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com