Mantan Istri Ngadu ke BK, Anggota Dewan Telantarkan Istri di Balikpapan Surat Aduan Diskriminasi Upah dari Serikat Pekerja Tabalong Tak Direspons Kemenaker, DPP FSP KEP Turun Tangan [WAWANCARA] “Demi Allah Kakek Sarijan Tidak Melawan Polisi” Penggerebekan Maut Kakek Sarijan Bukan Semata Pengembangan Kasus Tren Kenaikan Omicron, Presiden Jokowi: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Banjir Kabupaten Banjar Sudah Surut, Warga Diminta Tetap Waspada Hujan Ekstrim

Banjir di Kabupaten Banjar sudah mulai surut sejak Sabtu (25/12) kemarin, hingga saat ini tidak ada lagi wilayah yang terendam banjir.
- Apahabar.com     Selasa, 28 Desember 2021 - 16:16 WITA

Banjir Kabupaten Banjar Sudah Surut, Warga Diminta Tetap Waspada Hujan Ekstrim

Warga di Desa Bincau RT 12, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar kembali menempati rumah usai terdampak banjir. Foto-apahabar.com/hendralianor.

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir di Kabupaten Banjar sudah mulai surut sejak Sabtu (25/12) kemarin, hingga saat ini tidak ada lagi wilayah yang terendam banjir.

Meski kemarin beberapa kali hujan deras disertai petir dan angin kencang, namun hingga Selasa (28/12) kondisi debit Sungai Martapura terpantau relatif aman.

Warga yang sempat terdampak banjir sejak 14 Desember, kini sudah kembali menempati rumahnya masing-masing.

Meski saat ini tidak ada banjir, namun warga tetap diminta waspada mengingat musim hujan dampak Lalina terus berlanjut sampai Januri 2022.

Pelaksana Harian (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, M Riza Dauly memprediksi adanya kemungkinan kembali terjadi banjir.

“Kemungkinan (kembali) terjadinya banjir itu ada, tapi kami tidak bisa memprediksi secara tepat. Jadi ini berdasarkan analisa dari beberapa informasi BMKG bahwa seluruh wilayah Kabupaten Banjar punya peluang 90 persen curah hujan lebih 150 mm perdetik,” ujar Riza Dauly saat dihubungi apahabar.com.

Lebih lanjut, Riza Dauly menjelaskan, peluang terjadinya peningkatan curah hujan hingga 300 sampai 400 mm perdetik juga bisa terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Banjar.

“Jadi kemungkinan itu akan terjadi curah hujan yang ekstrim, contoh seperti hujan kemarin di Aranio. Doa dan harapan kita, andai curah hujannya besar semoga intensitasnya tidak lama missal setengah jam atau satu jam saja,” terangnya.

Menurutnya, jika intensitas hujan melebihi tiga jam, apalagi terjadi di wilayah hulu seperti di Kecamatan Sungai Pinang, Pengaron, hampir dipastikan debit Sungai Martapura kembali penuh seperti yang sudah-sudah.

Jika debit Sungai Martapura penuh, kondisi hilir sungai sangat menentukan cepat tidaknya turun debit sungai. “Jika tidak ada banjir ROB di hilir seperti di Banjarmasin, relatif tetap aman karena airnya cepat turun,” tuturnya.

Riza Dauly mengimbau kepada warga khususnya para pemancing ikan di waduk Riam Kanan agar selalu waspada, mengingat hujan ekstrim masih terjadi dan agar selalu memantau perkiraan cauca sebelum berkegiatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Jadi Akses Vital, PUPR Banjar Usulkan Pelebaran Jembatan Penghubung Martapura-Banjarmasin
Bocah Tersetrum

Kabupaten Banjar

Ambil Layangan Sangkut, 4 Bocah Tersetrum Listrik Bertegangan Tinggi di Gambut
Astambul

Kabupaten Banjar

Masih Banjir, Pendidik PAUD di Astambul Banjar Dapat Bantuan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Beri Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian untuk ASN
Kafilah

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Serahkan Bonus untuk Kafilah Berprestasi

Kabupaten Banjar

Besok, Dinkes Banjar Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Mahligai Sultan Adam

Kabupaten Banjar

Jajaran Polres Banjar Sukses Bongkar Kasus Sabu
Bupati Banjar

Kabupaten Banjar

Pesan Bupati Banjar Usai Melantik Ratusan Kepsek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com