Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Banjir Lahar Dingin Semeru hingga 1 Meter, Warga Evakuasi Ternak

- Apahabar.com     Kamis, 9 Desember 2021 - 18:23 WITA

Banjir Lahar Dingin Semeru hingga 1 Meter, Warga Evakuasi Ternak

Warga Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menyelamatkan benda berharga dan hewan ternaknya karena banjir lahar dingin. Foto-Istimewa

apahabar.com, LUMAJANG – Warga Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, mulai menyelamatkan benda berharga dan hewan ternaknya di rumah. Hal itu menyusul banjir lahar dingin dari erupsi Semeru yang merendam rumah mereka.

Seperti halnya Siono (47) warga Kamar Kajang yang juga terdampak banjir lahar dingin. Rumah Siono terendam material lumpur, pasir dan batu. Ketinggiannya mencapai satu meter lebih.

Ia mengaku telah mengungsi ke rumah keluarganya yang relatif aman sejak Rabu (7/12) lalu. Tapi hari ini ia putuskan pulang ke Kamar Kajang untuk mengevakuasi sejumlah hewan ternaknya.

“Hari ini pulang ngambil ayam peliharaan saya di rumah takutnya banjir tambah parah,” kata Siono dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (9/12).

Siono mengaku memelihara 11 ayam jago di rumahnya. Tapi yang bisa ia bawa baru enam ekor. Sedangkan lima ekor sisanya ditinggal. Ia berharap banjir lahar dingin tak makin meninggi, agar ayamnya bisa segera dijemputnya untuk diselamatkan.

“Ya semoga nggak makin meninggi banjirnya,” ucapnya.

Sementara itu istri dan anak Siono sudah dievakuasinya lebih dulu ke rumah keluarganya. Mereka tak tahu kapan akan pulang sebab kondisi banjir terus meninggi.

“Yang penting menyelamatkan diri dulu. Saya manut pemerintah saja,” kata dia.

Wilayah Kamar Kajang, Sumberwuluh, Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diterjang luapan air sungai bercampur material lahar dingin erupsi Semeru. Bendungan yang dibuat petugas sempat ambrol.

“Debit air tinggi malam tadi. Tanggul ini jebol, kami sempat sudah ditarik ke posko hanya tinggal beberapa orang di sini,” kata Afif, salah satu petugas TNI di lokasi, Kamis (9/12).

Aparat TNI sudah membangun bendungan untuk mengalihkan laju air sejak Selasa (7/12) malam. Saat itu hujan cukup deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 19.00 WIB.

Kondisi diperparah ketika hujan deras mengguyur kawasan Sumberwuluh mulai pukul 21.30 WIB hingga tengah malam tadi. Air yang meluap bercampur material pasir dan batu.

“Tadi malam campur batu besar dan kayu. Sampai bunyi gluduk-gluduk,” ujarnya.

Mengutip CNNIndonesia.com, sekitar 50 lebih rumah telah terendam banjir lahar dingin dan material vulkanik. Ketinggian timbunan material di beberapa titik bahkan mencapai 1-2 meter.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

700 Santri Cirebon Seleksi Magang ke Jepang
apahabar.com

Nasional

Bawaslu: Laporkan Segala Bentuk Kecurangan
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ajukan Idham Azis Jadi Kapolri

Nasional

Viral, Guru Ngaji Hajar Murid
apahabar.com

Nasional

Larangan Mudik Berlaku untuk Jabodetabek, Wilayah PSBB dan Zona Merah
Satgas Covid-19

Nasional

Kegiatan Masyarakat Dibatasi Lagi, Berikut Rekomendasi Satgas Covid-19
apahabar.com

Nasional

Cuaca Ekstrem Siap Terjang Indonesia, Begini Strategi BNPB
apahabar.com

Nasional

Waspada Virus Corona, Kadinkes Banjarmasin Ingatkan Prilaku Hidup Sehat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com