Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Belum Sebulan Bebas, Habib Bahar Kembali Dipolisikan

Belum genap sebulan, Habib Bahar bin Smith kembali dipolisikan. Kali ini ia dilaporkan oleh seorang pelajar atau mahasiswa atas dugaan ujaran kebencian bernada SARA.
- Apahabar.com     Senin, 20 Desember 2021 - 18:08 WITA

Belum Sebulan Bebas, Habib Bahar Kembali Dipolisikan

Belum sebulan bebas, Habib Bahar bin Smith kembali dipolisikan. Foto-Radar Sukabumi

apahabar.com, JAKARTA – Belum genap sebulan, Habib Bahar bin Smith kembali dipolisikan. Kali ini ia dilaporkan oleh seorang pelajar atau mahasiswa atas dugaan ujaran kebencian bernada SARA.

Seperti diketahui, Habib Bahar bin Smith baru bebas dari LP Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Minggu (21/11/2021) lalu.

Besok, Habib Bahar bin Smit baru genap satu bulan bebas. Namun ternyata ada lagi laporan masuk ke polisi atas dirinya.

Dari keterangan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan pelapor adalah seseorang berinisial TN, dan berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa.

Laporan tersebut saat ini teregister dengan nomor laporan LP/B/6354/XII/2021/SPKT/Polda, dan Habib Bahar sudah dipolisikan sejak 17 Desember 2021 lalu.

“Benar, yang melaporkan berinisial TN, dia pelajar atau mahasiswa,” ujar Endra Zulpan seperti dikutip dari detikcom, Senin (20/12/2021).

“Habib Bahar Smith dilaporkan atas dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan antar-individu atau kelompok berdasarkan SARA,” kata Zulpan.

Polisi mengaku masih terus mendalami laporan terhadap Habib Bahar dan segera meminta keterangan dari pihak pelapor.

Meskipun begitu, polisi belum menjelaskan secara detail apa yang membuat Habib Bahar kembali dilaporkan.

Namun yang pasti, kata dia, bahasa yang digunakan Habib Bahar dalam pernyataannya dinilai pelapor sangat berbahaya.

“Bahasanya bahaya, bisa menimbulkan permusuhan,” katanya.

Sebelumnya diketahui bahwa Habib Bahar kembali bikin heboh usai videonya viral. Dari sekian banyak video yang viral, ada satu yang menarik perhatian, yakni tajamnya kritikan pada Kasad Jenderal Dudung Andurachman.

Dalam video yang viral itu, tampak Habib Bahar mempertanyakan dedikasi orang nomor satu di TNI Angkatan Darat itu sewaktu terjadi erupsi Gunung Semeru.

Dia menilai Jenderal Dudung tidak turut serta membantu masyarakat yang terdampak bencana erupsi Semeru.

“Mana yang kemarin nurunin balihonya Habib Rizieq? Mana Jenderal baliho mana yang kemarin nurunin baliho Habib Rizieq? Yang kemarin ngomong bubarkan saja FPI, mana kok nggak keliatan di Semeru? Mana!!! Dudung, Dudung…,” ujar Habib Bahar dalam sebuah video.

Habib Bahar terlihat tampak kesal dan tidak terima dengan pendapat Jenderal Dudung yang menjadikan OPM sebagai saudara. Alasannya, kepada FPI Jenderal Dudung dinilai begitu garang dan galak.

“Giliran sama ormas Islam galak. Sama OPM yang jelas-jelas teroris, separatis ‘itu saudara kita’, ‘mereka saudara kita, harus kita rangkul’. Eh kemarin Mahfud MD langsung ngomong depan dia, ‘OPM bukan saudara kita,” kata Habib Bahar.

Bebas, Habib Bahar bin Smith Keluar Lapas Saat Adzan Subuh

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Letusan Soputan Belum Pengaruhi Aktivitas Penerbangan Sulut
PNS

Nasional

Gaji dan Tunjangan PNS Bakal Naik, Bagaimana Kriterianya?
Vaksin

Nasional

Penerima Vaksin Lengkap di Indonesia Bertambah 138.684 Jiwa
apahabar.com

Nasional

Afsel Konfirmasi Satu Penularan Lokal Covid-19

Nasional

HUT ke-60, bank bjb Perluas Manfaat Lewat Rangkaian Inovasi
Kasus Omicron

Nasional

Kasus Omicron di Indonesia Tembus 414 Kasus
Vaksin

Nasional

Tak Perlu Booster, Berikut 3 Vaksin Respons Imun hingga 8 Bulan
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Akibat Bawa Rokok, Jemaah Haji Diinterogasi di Bandara Arab Saudi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com