Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Belum Tersentuh Bantuan, Warga Bangun Sendiri Musala di Sungai Limau Kotabaru

Warga RT 04 Desa Sungai Limau, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru terpaksa patungan dana dan bergotong-royong membangun musala sendiri.
- Apahabar.com     Sabtu, 11 Desember 2021 - 15:13 WITA

Belum Tersentuh Bantuan, Warga Bangun Sendiri Musala di Sungai Limau Kotabaru

Warga RT 04 Desa Sungai Limau, Pulau Laut Timur, Kotabaru, bergotong-royong bangun musala. Foto: Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Warga RT 04 Desa Sungai Limau, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru terpaksa patungan dana dan bergotong-royong membangun musala sendiri.

Hal itu dilakukan, lantaran warga setempat sudah cukup lama mendambakan memiliki musala yang memadai serta nyaman untuk dijadikan sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Selain itu, musala bernama Al Ikhlas, yang sebelumnya ada sudah cukup lama dibangun, alias kuno. Bahkan, warga setempat menyebut musala tersebut masih berbentuk rumah dan dibangun sejak zaman gerombolan silam.

Pengurus musala Al Ikhlas, sekaligus penggerak pembangunan, Syafruddin, mengatakan warga sangat berkeinginan memiliki musala baru yang memadai, sehingga berinisiatif bergotong-royong membangun sendiri.

“Intinya, kami ingin membangun musala yang lebih baik. Karena, musala yang ada ini kondisinya sudah seperti ini. Bangunan kayu kuno, dan masih berbentuk rumah,” ujarnya, Sabtu (11/12).

Syafruddin bilang walaupun belum ada bantuan dari pemerintah setempat untuk pembangunan, warga bersepakat akan turun setiap hari Jumat bergotong-royong.

“Jadi, mulai hari ini, setiap hari Jumat kami bersama warga akan bergotong-royong. Meskipun, sampai saat ini belum ada bantuan pemerintah. Tapi, kami sangat memerlukan, dan mengharap bantuan itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, sembari menunggu adanya bantuan dan gotong-royong berjalan, warga mengumpulkan dana dari hasil upah pembersihan saluran di desa sebelumnya.

Selanjutnya, jika ada warga juga bersepakat untuk kembali mengambil upah menanam padi, lalu dananya diwakafkan untuk kelancaran pembangunan musala.

“Karena sekarang kebetulan musim tanam, kami berharap nanti ada warga yang meminta ke kami untuk mengambil upah tanam. Nah, dananya nanti akan kami salurkan ke musala ini,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Meski Ayam Naik, Harga Telur Ayam Masih Aman
apahabar.com

Kalsel

Pemilu 2019, Polres Tapin Mulai Lakukan Pergeseran Pasukan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Harganas, Paman Birin Minta Siapkan Ribuan Blanko KIA
apahabar.com

Kalsel

20 Tahun Berkontribusi, Tim Fire dan Rescue Indocement Diganjar Penghargaan Pemkab Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dapat Kucuran Dana dari Kemensos, SBC Kembali Salurkan Bantuan Sosial
apahabar.com

Kalsel

Makan Bersama, Cara Polsek Banjarmasin Timur Bina Anak Jalanan
apahabar.com

Kalsel

Program Perumahan Nelayan Tanbu, Arkani: Layak Jadi Percontohan di Tala
Buruh Kalsel

Kalsel

Seruan Presiden FSPMI: Buruh Kalsel Bersatu, Sikat UU Sapu Jagat!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com