Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Bibit Jagung Sakti 69 Panen di Tanah Laut, Petani Semringah

Bibit jagung unggul yang dikembangkan anak Banua, Sakti 69 ternyata mampu bersaing dengan bibit unggul lainnya, dengan produksinya mencapai
- Apahabar.com     Minggu, 12 Desember 2021 - 18:21 WITA

Bibit Jagung Sakti 69 Panen di Tanah Laut, Petani Semringah

Anggota Komisi II DPRD kalsel Fahrani (kemeja putih) beserta ketua Komisi dua DPRD Kalsel Imam Suprastowo (topi hitam tengah) saat panen jagung di Tanah Laut. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bibit jagung unggul yang dikembangkan anak Banua, Sakti 69 ternyata mampu bersaing dengan bibit unggul lainnya, dengan produksinya mencapai 8 ton per hektare.

“Kita sudah membuktikannya pada hasil panen bibit jagung Sakti 69,” kata anggota Komisi II DPRD Kalsel, Fahrani kepada wartawan, usai melakukan panen perdana di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (12/12).

Fahrani mengungkapkan, telah mengembangkan bibit jagung untuk pakan ternak ini sejak tiga bulan sebelumnya, dengan melakukan demontration plot atau demplot di beberapa titik di Kabupaten Tanah Laut.

“Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan bagi petani, dengan perkirakan mencapai 8 ton per hektare,” tambahnya selaku pembina petani di Kabupaten Laut.

Selain itu, penggunaan bibit jagung Sakti 69 juga lebih hemat, karena hanya memerlukan bibit sebanyak 18 kilogram per hektare, sementara bibit jenis lain sebanyak 20 kilogram lebih.

“Karena bibit jagung ini ukurannya lebih kecil, namun padat, sehingga bibit yang ditanam bisa berkembang dengan baik,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Namun, produksi jagung yang dihasilkan justru sangat bagus, di mana buahnya besar dan rata, sehingga menguntungkan petani jagung untuk keperluan pakan ternak.

Kelebihan lain, bibit jagung ini mampu bertahan pada kondisi cuaca ekstrim, di mana hujan deras tidak berpengaruh pada tanaman jagung ataupun tumbang.

“Karena cuaca ekstrim berpengaruh pada batang jagung, yang rentan tumbang dan busuk, yang menandakan kualitasnya bagus,” tambah Fahrani, pada panen perdana yang dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo dan Ketua DPRD Tanah Laut Muslim, bersama kelompok tani di kabupaten tersebut.

Rencananya jagung Sakti 69 ini akan dikembangkan secara luas di Kabupaten Tanah Laut pada tahun depan, mengingat kelompok tani sangat berminat untuk menanam bibit jagung ini.

“Melihat hasil panen perdana demplot ini, banyak kelompok tani yang berminat menanam bibit jagung Sakti 69,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan, pihaknya tinggal memastikan bagaimana ketersediaan pupuk subsidi bagi petani, agar tananam jagung untuk keperluan pakan ternak ini bisa berhasil baik.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

UPT Mesin Pertanian

DPRD Kalsel

Soal UPT Mesin Pertanian, Dewan Kalsel Konsultasi ke Kementan

DPRD Kalsel

Catat! Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin di Kalsel Gratis
Pansus

DPRD Kalsel

Ke Balikpapan, Pansus III Jasa Lingkungan DPRD Kalsel Kunjungi P3EK
Kalsel

DPRD Kalsel

Sengkarut Insentif Nakes di Kalsel, 5 Rumah Sakit Segera Dipanggil

DPRD Kalsel

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel: Lindungi Anak dari Aktivitas Berisiko
apahabar.com

DPRD Kalsel

Bang Dhin Bawa Aspirasi Nelayan Pemilik Kapal ke Kemenhub
Vaksinasi

DPRD Kalsel

Dewan Usul Mahasiswa Kalsel di Luar Daerah Prioritas Vaksinasi
DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Pertahankan Pendapatan Saat Pandemi Covid-19, Komisi II DPRD Kalsel Kunjungi UPPD Pelaihari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com