Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

BMKG Ungkap Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkap potensi tsunami di Cilegon, Banten.
- Apahabar.com     Rabu, 1 Desember 2021 - 18:19 WITA

BMKG Ungkap Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon

Ilustrasi Tsunami. Foto-PRMN

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkap potensi tsunami di Cilegon, Banten. BMKG memprediksi dalam skenario terburuk ketinggian tsunami mencapai 8 meter.

“Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami, misalnya di Cilegon, Banten, itu juga tempat wisata di Selat Sunda, dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter,” kata Dwikorita dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, kutip CNNIndonesia.com, Rabu (1/12).
Usai rapat, Dwikorita menjelaskan bahwa paparannya di Komisi V itu bukan berarti bakal ada tsunami di Cilegon dalam waktu dekat. Menurutnya, paparan itu berdasarkan peta bahaya wilayah Indonesia.

Dwikorita tak tahu kapan potensi tsunami itu terjadi. Pihaknya dalam hal ini hanya menyusun peta bahaya dengan menggunakan skenario terburuk.

“Kita enggak tahu kapan terjadinya, tapi ada potensi. Di Indonesia kan begitu, seluruh pantai Sumatera Barat saya rasa sudah banyak yang tahu itu, pantai Barat Sumatera ya, bukan Sumatera Barat. Pantai Barat Sumatera dari Aceh sampai Lampung,” ujarnya.

“Terus Selat Sunda, terus pantai Selatan, Pantai Selatan Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara, sampai pantai Selatan Papua itu kan Samudera Hindia itu rawan tsunami,” kata Dwikorita.
Dwikorita mengatakan potensi tsunami yang pihaknya sampaikan dalam rapat kerja tersebut bisa saja juga tak akan terjadi.

“Namanya juga mitigasi itu kan menjaga, kalau seandainya skenario terburuk terjadi sudah disiapkan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya korban dan kerusakan yang dahsyat, sudah ada latihan-latihan juga di daerah Cilegon itu,” ujarnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Duh, Jenazah Covid-19 Surabaya Antre 20 Jam untuk Dimakamkan
Covid-19

Nasional

Riset: Sembuh Covid-19, Antibodi Bertahan 9 Bulan
apahabar.com

Nasional

DKI Jakarta Diperkirakan Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Nasional

Soal Natuna, China Didesak Klarifikasi dan Minta Maaf pada Indonesia
apahabar.com

Nasional

Pascabanjir, Badan Penanggulangan Bencana PDIP Kedepankan Kemanusiaan
apahabar.com

Nasional

Apeksi Dukung Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Nasional

Surat Edaran Satgas Atur Perjalanan PPKM Darurat, Tes GeNose Ditiadakan
apahabar.com

Nasional

Diduga Lakukan Gratifikasi, KPK Tahan Tersangka HTS Bersama Mantan Bupati Subang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com