Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Borneo Palm Oil Forum ke-4: Ikhtiar Perlindungan Industri Sawit Kalimantan

Borneo Palm Oil Forum ke-4 resmi digelar di Banjarmasin pada 15-16 Desember 2021.Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan kolaborasi antara
- Apahabar.com     Rabu, 15 Desember 2021 - 16:39 WITA

Borneo Palm Oil Forum ke-4: Ikhtiar Perlindungan Industri Sawit Kalimantan

Ilustrasi buah kelapa sawit. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Borneo Palm Oil Forum ke-4 resmi digelar di Banjarmasin pada 15-16 Desember 2021.

Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan industri kelapa sawit.

Dalam artian ikhtiar melindungi industri kelapa sawit di Kalimantan.

Terlebih kegiatan ini selaras dengan program Pemprov Kalsel.

Dinas Perkebunan dan Perternakan (Disbunak) Kalsel mendukung penuh kegiatan Borneo Palm Oil Forum ke-4.

“Visinya selaras. Saat ini kami sedang menyusun Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) 2021-2024,” ucap Kepala Dinas Disbunak Kalsel, Hj. Suparmi kepada awak media, Rabu (15/12).

Ia bilang industri sawit menjadi penyumbang devisa nomor dua setelah batu bara.

Bahkan Kalsel meraih penghargaan Juara I kategori Ekspor Komoditas Pertanian Tingkat Nasional.

Adapun daerah penghasil kelapa sawit terbesar adalah Kotabaru.

Di bumi Sa-Ijaan, luas konsesi kelapa sawit 156.554 hektar.

Sementara, luas keseluruhan di Kalsel sebesar 426.445 hektar, dengan jumlah produksi 585.731 ton CPO.

Borneo Palm Oil Forum ke-4

Ketua Umum GAPKI, Joko Supriyono bersama Kadis Disbunak Kalsel, Suparmi. Foto-Istimewa

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Joko Supriyono tak menampik jika forum ini sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi.

“Termasuk dengan pemerintah daerah agar sektor kelapa sawit semakin berkembang,” jelasnya.

Melalui forum ini, ia berharap agar Gapki dilibatkan dalam penyusunan regulasi.

“Sehingga memberikan masukan dan perbaikan agar regulasi itu relevan untuk perkembangan kelapa sawit,” tegasnya.

Sejauh ini, tambah dia, kolaborasi antara pengusaha kelapa sawit dan pemerintah daerah di Kalsel sudah cukup baik.

Misalnya dalam hal penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Beberapa tahun belakangan, karhutla berkurang. Ini berkat kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah,” tandasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Perekonomian AS Membaik

Ekbis

Perekonomian AS Membaik, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Kesadaran Masyarakat akan Keamanan Siber Masih Kurang
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Diskon Tiket Tidak Akan Tambah Penyebaran Virus Corona
HIPMI Tapin

Ekbis

HIPMI Tapin: Vaksinasi Covid-19 Picu Iklim Investasi Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Waskita Precast Bangun Tol KLBM Sidoarjo-Gresik
bank bjb

Ekbis

Triwulan II-2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20%
apahabar.com

Ekbis

Perluas Layanan Energi, Pertamina Kembangkan Inovasi Bisnis
apahabar.com

Ekbis

Di Ambang Kebangrutan, Pizza Hut Ajukan Perlindungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com