Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Cuaca Ekstrem, Gelombang Sapu Makam Tua di Mattone Pagatan Keluarkan Tulang Belulang

Cuaca ekstrem ditandai gelombang pasang air laut (Rob) menyapu makam tua dan rumah warga di RT 01 Desa Mattone (Kampung Baru), Kecamatan Kusan
- Apahabar.com     Selasa, 7 Desember 2021 - 14:42 WITA

Cuaca Ekstrem, Gelombang Sapu Makam Tua di Mattone Pagatan Keluarkan Tulang Belulang

Makam tua di bibir pantai Mattone Pagatan rusak disapu gelombang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Cuaca ekstrem ditandai gelombang pasang air laut (Rob) menyapu makam tua dan rumah warga di RT 01 Desa Mattone (Kampung Baru), Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.

Akibat bencana tersebut beberapa makam atau kuburan dan rumah warga terbongkar dan hanyut dihantam gelombang pasang, Selasa (7/12). Bahkan tulang belulang dari makam itu muncul kepermukaan, hingga akhirnya dapat dikumpulkan.

Salah seorang warga setempat, Jamal, mengatakan hanya dalam dua hari bibir pantai di belakang rumahnya habis terkikis hampir 15 meter.

“Dinding dapur rumah jebol dihantam gelombang, padahal kemarin masih berjarak sekitar lima meteran dari bibir pantai,” terangnya.

Hal senada juga dikabarkan, I Nisu, seorang janda jompo yang hanya bisa pasrah dan meratap ketika gelombang pasang meruntuhkan pelataran dan dapur rumahnya.

“Padahal kemarin saya masih bisa duduk-duduk sambil melihat warga dan keluarganya memasang gundukan pasir. Sekarang habis disapu gelombang pasar,” tuturnya.

 Gelombang Sapu Makam Tua

Sejumlah tengkorak dan tulang belulang manusia dikumpulkan usai tempat pemakaman tua di Mattone Pagatan, Tanbu disapu gelombang pasang laut. Foto-Istimewa

Warga yang bermukim di pesisir pantai RT 01 pun berharap Pemkab Tanah Bumbu melalui SKPD agar bisa sesegeranya mengambil tindakan riil untuk mengatasi bencana tersebut.

“Kami sangat berharap pemkab turun tangan. Kalau tidak rumah yang kami tinggali hanya tinggal kenangan, karena musim barat siklusnya masih panjang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mattone (Kampung Baru), Andi Satria Jaya, membenarkan kejadian yang menimpa daerah dan warganya tersebut.

“Iya, sudah sejak kemarin angin kencang disertai air pasang laut atau ROB yang mengakibatkan abrasi juga di daerah pantai,” tuturnya.

Sementara mengenai pemakaman yang terbongkar akibat pasang laut, kata Andi Satria Jaya, pihaknya sudah memberitahukan kepada pihak keluarga. Mereka meminta secepatnya bisa mengambil sisa tulang belulangnya, agar bisa segera dikuburkan kembali.

“Sementara tulang belulang almarhum yang makamnya terbongkar masih kami simpan dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sebelum Era Mardani H Maming, Tanah Bumbu Tak Mampu Raih WTP

Kalsel

Apresiasi Aplikasi Tangguh Narkoba, Polda Kalsel Ganjar Penghargaan Senusa Teknologi

Kalsel

Kejurprov Dimulai Besok, Cabor ESI Kotabaru Siap Unjuk Gigi
Ansor

Kalsel

Sah! Pengurus GP Ansor Tapin Dilantik, Siap Cetak Ratusan Banser

Banjarbaru

Manusia Gerobak Mulai Bermunculan Jelang Ramadan, Begini Sikap Pemkot Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pagi-Pagi, Puluhan Orang Tua Siswa Geruduk DPRD Kalsel

Kalsel

Bantahan Lengkap Mahasiswa ULM, ODP Covid-19 di Papua

Tanah Bumbu

Geger! Penemuan Mayat Bayi Mengapung di Simpang Empat Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com