Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Diadang Cuaca Ekstrem, Belasan Wisatawan Bertahan 3 Hari di Pulau Birah-birahan Kotabaru

Belasan wisatawan asal Desa Lontar, Pulau Laut Barat Kotabaru, terpaksa harus bertahan hidup selama beberapa hari di Pulau Birah-birahan
- Apahabar.com     Selasa, 7 Desember 2021 - 12:34 WITA

Diadang Cuaca Ekstrem, Belasan Wisatawan Bertahan 3 Hari di Pulau Birah-birahan Kotabaru

Pulau Birah-birahan Kotabaru. Foto : Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Belasan wisatawan asal Desa Lontar, Pulau Laut Barat Kotabaru, terpaksa harus bertahan hidup selama beberapa hari di Pulau Birah-birahan, Kotabaru.

Informasi dihimpun apahabar.com, para wisatawan tersebut belum dapat kembali ke tempat tinggalnya karena cuaca ekstrem.
Pulau itu berada di antara Pulau Laut Kepulauan dan Pulau Sembilan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru melalui Sekretaris Rusian Ahmadi Jaya mengaku telah menerima informasi tersebut.

Rusian telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan berencana akan berangkat ke Pulau Birah-birahan.

“Iya, memang benar ada informasi itu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, dan rencananya kami akan berangkat ke sana,” ujar Rusian, dikontak apahabar.com Selasa, (7/12) siang.

Rusian menyebutkan kondisi cuaca di laut sedang ekstrem, sehingga, untuk menuju Pulau Birah-birahan harus menggunakan armada yang mendukung.

“Kalau armada kami nampaknya tidak bisa tembus. Kemungkinan kami berangkat menggunakan armada milik Basarnas yang dua mesin,” pungkasnya.

Sementara Kasat Polair Polres Kotabaru, Akp Koes Adi Dharma, memastikan kondisi belasan warga yang berada di Pulau Birah-birahan dalam kondisi aman, dan tidak kekurangan bahan makanan.

“Saya sudah hubungi pengelola wisata di sana, dan bahan makanan juga masih tersedia, dan aman untuk mereka yang bertahan,” terang Koes Adi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Cegah konflik di media sosial, Balai Bahasa Kalsel menggelar diskusi di Kotabaru. Foto-Istimewa

Kota Baru

Cegah Konflik, Balai Bahasa Kalsel Gelar Diskusi Kebahasaan di Kotabaru

Kota Baru

Sah! Mulai Hari ini, Said Akhmad Resmi Jabat Plh Bupati Kotabaru

Kota Baru

Ngungsi ke Sebelimbingan, Korban Longsor Maradapan Berharap Bantuan Makanan
Pemekaran Tanah Kambatang Lima

Kota Baru

Siap Berpisah dari Kotabaru, Pemekaran Tanah Kambatang Lima Dapat Dukungan Pemerintah
Dandim 1004

Kota Baru

Dandim 1004 Kotabaru dan Ratusan Personelnya Divaksin Covid-19

Kota Baru

Hari Kedua Ramadan, 8 Warga Kotabaru Positif Covid-19
apahabar.com

Kota Baru

Bagikan Ratusan Nasi Bungkus, Kalapas Kotabaru Turun ke Jalan Sekaligus Kampanye

Kota Baru

Jumat Berkah, Kapolres Kotabaru Salurkan Bantuan untuk Masjid Yazidatul Ula  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com