Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Duh, Suhu Terpanas Kutub Utara Capai 38 Derajat Celcius

Benua Arktik di Kutub Utara di Kota Verkhoyansk, Rusia mencapai suhu 38⁰ celsius. Ini menjadi suhu terpanas Kutub Utara hingga saat ini.
- Apahabar.com     Selasa, 14 Desember 2021 - 17:57 WITA

Duh, Suhu Terpanas Kutub Utara Capai 38 Derajat Celcius

Ilustrasi. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Benua Arktik di Kutub Utara di Kota Verkhoyansk, Rusia mencapai suhu 38⁰ celsius. Ini menjadi suhu terpanas Kutub Utara hingga saat ini.

Rekor itu dipaparkan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (14/12).

Menurut pernyataan WMO, dilansir CNN Indonesia, rekor ini terjadi pada 20 Juni 2020. Angka ini, menurut WMO, adalah rekor suhu baru di benua Arktik.

“Rekor baru suhu di Arktik ini merupakan salah satu dari sekian laporan observasi yang dilaporkan ke Arsip Cuaca dan Iklim Ekstrim WMO memperingatkan kita soal iklim yang berubah,” kata Kepala WMO Petteri Taalas dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.

Benua Arktik sendiri merupakan salah satu wilayah yang paling cepat mengalami pemanasan global. Wilayah ini mengalami kenaikan suhu dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata, dikutip dari pernyataan WMO.

Pemecahan rekor ini menuai respons dari berbagai peneliti dunia.

“Rekor ini mengindikasikan dengan sangat jelas pemanasan yang terjadi di Siberia,” kata Ahli Iklim Inggris, Dr. Phil Jones.

“Memverifikasi rekor seperti ini penting dilakukan untuk mendapatkan bukti yang dipercaya terkait bagaimana iklim paling ekstrim kita berubah,” tutur Biro Meteorologi Australia, Dr. Blair Trewin

Sementara itu, Samudra Arktik sendiri diperkirakan telah mengalami pemanasan global sejak awal abad ke-20, dikutip dari CNN.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances menemukan bahwa ekspansi air dari Samudra Atlantik yang hangat ke Samudra Arktik, yang mana disebut ‘Atlantification,’ telah membuat suhu perairan Arktik yang diteliti meningkat sebanyak 2 derajat Celsius sejak 1990.

“Samudra Arktik telah mengalami pemanasan untuk waktu yang lebih lama dari yang kita kira,” kata seorang penulis studi ini sekaligus asisten profesor geografi di Universitas Cambridge, Francesco Muschitiello.

“Dan ini adalah sesuatu yang sedikit meresahkan akibat banyak hal, khususnya karena model iklim yang biasa kita gunakan untuk membuat proyeksi perubahan iklim di masa depan tidak benar-benar mengungkapkan perubahan seperti ini.

Perubahan iklim sendiri berdampak kepada masyarakat yang hidup di benua Arktik bahkan seluruh dunia. Salah satunya kenaikan level air laut hingga “menenggelamkan” beberapa wilayah yang tadinya daratan.

Perubahan ini juga membawa dampak ke berbagai spesies dan ekosistem.

Pemanasan yang terjadi di Arktik dapat menyebabkan kenaikan air laut, perubahan iklim dan pola curah hujan, meningkatkan cuaca ekstrim, dan mengurangi stok ikan, burung, dan mamalia laut, dikutip dari WWF.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Merasa Dikhianati Boeing, Rusdi Kirana Meradang!
Akhiri Perang

Global

Komitmen Akhiri Perang, Pemimpin: Selesaikan Masalah Tanpa Orang Asing

Global

Paris Rusuh, Prancis Pertimbangkan Status Darurat
Rumah rusak di Pandelang Banten akibat gempa bertambah. Foto-Antara.

Global

Update Gempa Banten, Rumah Rusak di Pandeglang Jadi 738 Buah
apahabar.com

Global

Kotaro Chiba, Konsumen Pertama Terima HondaJet Elite

Global

Kyiv dan Moscow Memanas, Ukraina Bakal Libatkan 32.000 Tentara bersama AS dan Sekutu dalam Latihan Militer

Global

Bentrokan Antar Geng Narkoba di Penjara Ekuador Tewaskan 68 Orang
apahabar.com

Global

Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com