Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Duit Pembentukan Perda Kalsel 2022 Nambah Rp40 miliar, Imam Suprastowo Heran

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo heran dengan anggaran pembentukan Perda bertambah berkali-kali lipat dari yang diusulkan.
- Apahabar.com     Jumat, 31 Desember 2021 - 15:05 WITA

Duit Pembentukan Perda Kalsel 2022 Nambah Rp40 miliar, Imam Suprastowo Heran

DPRD Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo heran dengan anggaran pembentukan Perda bertambah berkali-kali lipat dari yang diusulkan.

Imam bingung, berdasarkan Rekomendasi Mendagri yang dilaporkan Sekretariat DPRD, anggaran pembentukan Perda jadi Rp61 miliar karena ada tambahan Rp40 miliar dari anggaran sebelumnya.

Padahal kata politisi PDIP ini untuk membentuk 23 Raperda di tahun 2022 DPRD mengusulkan anggaran sebanyak Rp11 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

“Dalam rapat itu disampaikan, kalau ada penambahan Rp40 miliar rekomendasi Mendagri yang masuk dalam anggaran pembentukan Raperda,” kata Imam kepada apahabar.com.

“Memang anggota dewan kerjanyanya membikin Perda? Enggak boleh pulang ke rumah?” celetuknya lagi.

Menurutnya anggara sebesar itu lebih baik digunakan untuk meningkatkan program kerja DPRD Kalsel seperti sosialisasi wawasan kebanggaan dan sosialisasi Perda.

Apalagi, ujarnya, belum lama ini ada kasus penangkapan teroris yang terjadi di Kalsel dan Kalteng. Hal tersebut mesti difokuskan supaya masyarakat khususnya anak muda tak hilang arah.

Jika anggaran tak digunakan untuk sosialisasi Perda atau wawasan kebangsaan, yakin anggaran untuk pembentukan Perda Kalsel 2022 akan ada sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). Hal ini bertolak belakang dengan upaya efisiensi anggaran.

Penjelasan Sekretariat Dewan Kalsel

Mengenai hal itu, Sekretariat Dewan Kalsel meluruskan terkait mata anggaran yang direkomendasi Mendagri bertambah sebesar Rp40 miliar.

Sekretaris Dewan Kalsel, Antung Mas Rozaniasyah mengatakan anggaran tersebut merupakan tambahan untuk formulasi Sekretariat DPRD Kalsel dalam menunjang kinerja anggota dewan.

“Implementasi Rp40 miliar itu adalah untuk program pendukung DPRD,” kata Rozaniasyah.

Intinya anggaran Rp40 miliar tersebut tak semuanya digunakan untuk pembentukan Raperda, melainkan untuk Sosialisasi Wawasan kebangsaan yang digelar 12 kali dalam satu tahun. Kemudian anggaran sosialisasi Perda sebanyak 24 kali setahun untuk 55 anggaran dewan.

Sekadar diketahui sepanjang tahun 2020 DPRD Kalsel mengesahkan 10 Perda. Empat di antaranya Perda yang wajib disampaikan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

listrik

DPRD Kalsel

20 Tahun, Listrik dan Jalan Mulus Belum Dirasakan Warga Desa Tajur Tanbu
Pansus

DPRD Kalsel

Akhir Bulan Pansus Penyelenggaraan Sistem Manajemen DPRD Kalsel Susun Jadwal ke Tabalong

DPRD Kalsel

DPRD Kalsel Bakal Ajak KPK Awasi Perusahaan Tak Taat Pajak
apahabar.com

DPRD Kalsel

Ingin Kejelasan Hubungan PMKS-AMKS, DPRD Kalsel Diskusi Bareng KNPI

DPRD Kalsel

Sosper Tarif Layanan Kesehatan, Yani Helmi: Jangan Tolak Warga Alasan Biaya
Covid-19 Mewabah, Pelayanan Publik dan Geliat Ekonomi Harus Tetap Jalan

DPRD Kalsel

Covid-19 Mewabah, Pelayanan Publik dan Geliat Ekonomi Harus Tetap Jalan
Vaksinasi

DPRD Kalsel

Ketua DPRD Kalsel: Anggota Dewan Wajib Divaksin
Legislator Kalsel

DPRD Kalsel

Banjir di Kabupaten Banjar, Legislator Kalsel Sorot Langkah Pemkab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com