Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Fakta Baru Tewasnya Guru Haur Gading HSU, Para Korban Sempat Tenggelam

Korban rupanya tak murni meninggal karena kecelakaan lalu lintas.
- Apahabar.com     Minggu, 19 Desember 2021 - 22:48 WITA

Fakta Baru Tewasnya Guru Haur Gading HSU, Para Korban Sempat Tenggelam

Korban Mursada, guru SMK yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jembatan Pulau Bakut. Foto: Ist

apahabar.com, AMUNTAI – Polisi akhirnya menemukan penyebab tewasnya seorang guru SMK Nurul Fajri, Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Mursada (24).

Saat melintasi Jembatan Pulau Bakut dari arah menuju Desa Jingah Bujur, Jumat (17/12) petang, Mursada terjatuh bersama kemenakannya, Subhan (13).

Hanya Subhan, pelajar MTS Model Amuntai itu yang berhasil selamat dalam insiden nahas tersebut.

“Sepeda motor Honda Blade DA 2714 DA yang dikendarai korban tiba-tiba tergelincir,” ujar KBO Satlantas Ipda Fajar Hendratmo dihubungi apahabar.com, Minggu (19/12) malam.

Ya, jembatan yang dilintasi para korban sedang kebanjiran. Rendaman air membuat papan kayu jembatan licin.

Korban tak bisa mengendalikan kendaraannya kemudian tergelincir hingga terjatuh ke dalam air. Dalamnya  genangan hingga mencapai 3 meter.

“Jatuh bersama sepeda motor,” ujar Fajar.

Saat tenggelam, korban sempat terdengar berteriak meminta pertolongan. Tangannya melambai-lambai ke atas.

Dari jarak 100 meter, warga yang melihat dan mendengar teriakan tersebut langsung berupaya menolong.

Sejumlah orang kemudian menyelami air yang juga dipenuhi eceng gondok hingga berhasil menemukan Subhan dalam keadaan Lemas.

Sedang Mursada sudah dalam keadaan tidak bernafas lagi. Sebagian warga berhasil menaikkan sepeda motor ke atas jembatan titian.

Setelah kedua korban ditemukan, warga langsung membawanya ke RS Pambalah Batung. Nahas, nyawa Mursada tak mampu diselamatkan.

“Untuk korban Subhan sudah sadar namun masih menjalani perawatan,” ujar Fajar.

Hasil penyelidikan sementara, Fajar menduga insiden yang menimpa Mursada dan kemenakannya murni kecelakaan.

2 Pekan Tergenang

Laka Tunggal di HSU, Guru SMK Nurul Fajri Haur Gading Tewas di Tempat

Bukan hanya Mursada dan kemenakannya yang menjadi korban. Sebelumnya, seorang warga juga terjatuh akibat permukaan jalan di jembatan tertutup genangan air.

“Saya sudah sampaikan termasuk ke media sosial. Jembatan masih kebanjiran. Keadaannya juga berlubang,” ujar seorang warga setempat, Rafii Hamdi.

Rafii meminta warga agar tak lagi melintasi jembatan hingga banjir yang sudah melanda dua pekan belakangan benar-benar mereda.

“Mungkin korban memang tidak tahu informasi tersebut hingga tetap melintas, sampai sekarang jembatan masih terendam,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Operasi Zebra Intan 2019, Polres Batola Tekan Angka Lakalantas
pohon

Kalsel

Pohon di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Kering, Ini Langkah DLH
Kecelakaan

Banjarbaru

Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara
apahabar.com

Kalsel

Razia Dalam Sel, Petugas Rutan Marabahan Temukan Benda Terlarang
Wanita Penipu

Kalsel

Kronologi Wanita Penipu di Tabalong Tipu-Gadai Pikap Rental
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspadai Karhutla Hampir Seluruh Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ada Belajar Memasak Gratis di Stand PKK Batola
apahabar.com

Kalsel

Jejak Pejuang Banjar Ratu Zaleha Melawan Belanda, Sempat Terasing di Bogor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com