Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Fakta-Fakta Densus Antiteror Tangkap Pesilat Kalsel Berprestasi Dunia

MNR (22) disebut sebagai pesilat berprestasi tingkat dunia. Polri menegaskan Densus mengantongi bukti yang cukup untuk menangkap MNR.
- Apahabar.com     Jumat, 24 Desember 2021 - 09:06 WITA

Fakta-Fakta Densus Antiteror Tangkap Pesilat Kalsel Berprestasi Dunia

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Kalimantan Selatan. Salah satu terduga teroris adalah pesilat berprestasi dunia.

Kedua terduga itu adalah MNR dan SU. Mereka ditangkap pada 22 Desember 2021. MR ditangkap pukul 07.57 Wita, sementara SU pukul 09.15 Wita. Kedua teroris tersebut termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Benar Densus 88 Antiteror telah melakukan penangkapan 2 tersangka teroris di Kalsel,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengutip detikcom, Rabu (22/12/2021).

“Kalsel jaringan JAD,” imbuhnya.

MNR (22) disebut sebagai pesilat berprestasi tingkat dunia. Polri menegaskan Densus mengantongi bukti yang cukup untuk menangkap MNR.

“Benar (MNR ditangkap Densus). Yang jadi dasar adalah alat bukti yang didapat dari penyidikan,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dimintai konfirmasi, Kamis (23/12/2021).

Terpisah, Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar menjelaskan bukti yang dimiliki pihaknya untuk menangkap MNR berkaitan dengan dugaan tindak pidana terorisme yang dilakukan MNR.

“Yang jadi dasar adalah alat bukti yang dimiliki penyidik terhadap keterkaitan seseorang dengan jaringan atau kelompok teroris ataupun terhadap suatu perkara tindak pidana terorisme yang terjadi,” kata Aswin.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rencana Pengerahan Massa di Monas 19 April, PMJ: Belum Berizin
apahabar.com

Nasional

BI Terbitkan Aturan QR Code Standar Indonesia
apahabar.com

Nasional

Sudah Satu Mobil Lagi, Istri Ifan Seventeen Meninggal Dunia

Nasional

Vaksin Covid-19 Tahap Delapan Tiba, Indonesia Total Terima 62,5 Juta Sinovac
WA Down

Nasional

Whatsapp, Facebook & Instagram Masih Down! Simak Penjelasannya
apahabar.com

Nasional

BPD Hipmi Jabar Mantap Dukung Mardani H Maming
apahabar.com

Nasional

BI: Nasabah Jangan Khawatir Gangguan Sistem Bank Mandiri
apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Artis Faye Nicole Jadi Saksi Terkait Kasus Wawan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com