Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Final Leg Kedua Piala AFF 2020, Mission Impossible Timnas Indonesia Dimulai

- Apahabar.com     Jumat, 31 Desember 2021 - 22:42 WITA

Final Leg Kedua Piala AFF 2020, Mission Impossible Timnas Indonesia Dimulai

Tak sekadar menang, Timnas Indonesia harus mencetak 5 gol tanpa balas ke gawang Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020. Foto: Sindonews

apahabar.com, SINGAPURA – Sekalipun mission impossible, Timnas Indonesia tetap melakukan persiapan mengejar defisit gol dari Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020.

Timnas Indonesia telah kalah 0-4 dari Thailand dalam final leg pertama di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12).

Situasi ini membuat Garuda setidaknya harus melakoni mission impossible di leg kedua, Sabtu (1/1).

Egy Maulana Vikri cs setidaknya harus mencetak 4 gol untuk memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu.

Lantas kalau ingin mengakhiri perlawanan Thailand di babak normal dan menjadi juara Piala AFF 2020, Timnas Indonesia harus mencetak 5 gol tanpa balas.

Meski bukan perkara mudah, pelatih Shin Tae-yong belum mau menyerah. Setelah mendapat banyak pelajaran dari leg pertama, sejumlah hal berusaha diperbaiki menjelang pertemuan kedua.

“Hal pertama yang dilakukan adalah mengembalikan kebugaran fisik pemain, karena kami harus mengejar defisit gol cukup banyak,” papar Shin Tae-yong dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

“Saya juga berharap pemain dapat tampil lebih tenang. Kekalahan memaksa kami belajar dan saya mencoba menghadirkan suasana yang baik,” imbuhnya.

Ketenangan tampaknya menjadi kunci persiapan Timnas Indonesia. Terlebih beberapa kali pemain Indonesia kalang kabut, ketika menerima serangan Thailand yang cuma dilakukan dua atau tiga pemain.

Situasi itu terlihat sebelum Thailand mencetak gol keempat. Struktur pertahanan Indonesia sudah tak karuan dan membuat Thailand dengan mudah menemukan ruang kosong.

Ketengan pula yang akan menentukan keberhasilan Indonesia mencetak gol. Faktanya di leg pertama, Garuda memiliki tiga momentum yang diawali serangan balik.

Satu peluang gagal diselesaikan, setelah Irfan Jaya melakukan pelanggaran. Kemudian Alfreanda Dewangga memperoleh dua peluang emas yang gagal diselesaikan dengan baik.

Selain lewat open play, Indonesia juga gagal memanfaatkan situasi bola mati. Faktanya gawang Thailand pernah dibobol Filipina lewat set piece tendangan bebas, ketika berhadapan di penyisihan grup.

“Saya tidak bisa menjanjikan kemenangan besar di leg kedua. Namun dengan suasana yang baik, saya percaya para pemain bisa memberikan penampilan terbaik pula,” tandas Shin Tae-yong.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Beruntung, Marcus/Kevin ke Final Malaysia Masters 2019
apahabar.com

Sport

Menjaga Kebugaran, Anggota Dewan Kota Banjarmasin Ajak Fun Futsal Awak Media
BWF World Tour Finals 2021

Sport

Fantastis! Berikut Daftar Hadiah BWF World Tour Finals 2021, The Minions Terkaya
apahabar.com

Sport

Musim Depan, Finis Sambil Terjatuh Tetap Dianggap
PS Barito Putera

Sport

Direkrut Barito Putera, Pemain Anyar Asal Balangan M Pajri Maulana Tak Menduga!
BRI Liga 1

Sport

Derby Papadaan di Yogyakarta, Barito Putera Dikalahkan Borneo FC
apahabar.com

Sport

Agustus, Lima Laga Berat Menanti Barito!
Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna 2021

Sport

Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Bagnaia Tercepat, Quartararo Melorot
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com