Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Geger Remaja Binuang Panjat Tower, Tak Hanya karena Kendaraan

Aksi F (14) memanjat tower setinggi ratusan meter membuat heboh warga di Binuang, Kabupaten Tapin. Motifnya, tak hanya karena kendaraan.
- Apahabar.com     Minggu, 26 Desember 2021 - 18:28 WITA

Geger Remaja Binuang Panjat Tower, Tak Hanya karena Kendaraan

Setelah dua jam lamanya, F akhirnya turun dari tower BTS di Jalan PLN, Binuang, Tapin. Foto: Ist

apahabar.com, RANTAU – Aksi F (14) memanjat tower setinggi ratusan meter membuat heboh warga di Binuang, Kabupaten Tapin. Motifnya, tak hanya karena kendaraan.

Video F berada di ketinggian 120 meter sebelumnya menjadi perbincangan hangat warganet di grup-grup whatsapp.

Warga pun berduyun-duyun mendatangi tower di jalan PLN itu untuk membujuk rayu.

Terungkap, selain karena tak dibelikan kendaraan rupanya F baru saja putus hubungan dengan kekasihnya.

“Ya dugaannya seperti itu,” ujar Kapolsek Binuang Iptu Bara Pratama Maha Putra dihubungi apahabar.com, Minggu (26/12) sore.

Duh! Remaja di Binuang Nekat Panjat Tower Setinggi Ratusan Meter

Menerima laporan pukul 13.00, Bara menugaskan anak buahnya membantu proses evakuasi F.

Dua jam lamanya F yang merupakan warga Sei Bunut tersebut dibujuk rayu oleh warga.

“Beberapa jam berlalu, bocah itu masih berada di atas tower sampai orang tua hingga mantan pacar berhasil membujuk untuk turun,” ujarnya.

Setelah mendengar kata sayang dari mantan pacarnya, F perlahan turun. Sampai di bawah, F yang tampak kelelahan kemudian diberi minum oleh warga.

“Aku sayang ikam [kamu],” ujar mantan pacar F melalui pengeras suara.

Setelah viralnya aksi nekat F, Bara mewanti-wanti warga untuk tak menirunya.

“Bunuh diri belum tentu segala luka dan sakit itu selesai. Bukan solusi menyelesaikan masalah. Malah merugikan dan membuat keluarga sedih,” ujarnya.

“Jangan berbuat nekat hanya karena emosi sesaat. Bunuh diri adalah perbuatan yang sangat keliru,” sambung Bara.

Bara juga mengingatkan jika bunuh diri dalam pandangan agama sudah jelas tak dibenarkan.

“Apa yang terjadi hari ini adalah pelajaran bagi kita semua. Untuk adik kita yang hari ini tadi khilaf, tolong jangan lakukan perbuatan serupa,” pungkasnya.

Duh! Remaja di Binuang Nekat Panjat Tower Setinggi Ratusan Meter

View this post on Instagram

A post shared by apahabar.com (@apahabar)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kasus Perempuan dan Anak Naik, Banjarmasin Dominan Pelecehan Seksual, Fisik, dan Psikis

Kalsel

Dishut Kalsel Sita Ratusan Meter Kubik Kayu Ilegal di Banua
apahabar.com

Kalsel

Terbakar, Pelayanan Puskesmas Kayutangi Lumpuh Total
apahabar.com

Kalsel

Tiga Pengeroyok Remaja di Tanbu hingga Tewas Masih Buron
Banjir

Kalsel

Adaro Bersama Mitra Kerja Bantu Korban Banjir di Tabalong dan HST
Putus Mata Rantai Covid-19, IDI Kalsel Mohon Masyarakat Jujur

Kalsel

Putus Mata Rantai Covid-19, IDI Kalsel Mohon Masyarakat Jujur
apahabar.com

Kalsel

Makam Syuhada Haji Banjarbaru, 42 Tahun Pasca-Banjir Air Mata Peristiwa Kolombo

Balangan

PMI Balangan Bantu Bersihkan Puing-Puing Kebakaran di Kompleks Maritam Paringin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com