Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Habib Taufiq Assegaf Terpilih Jadi Ketua Umum Rabithah Alawiyah

Hasil muktamar Rabithah Alawiyah se-Indonesia memutuskan Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf sebagai ketua umum organisasi habaib
- Apahabar.com     Minggu, 5 Desember 2021 - 19:44 WITA

Habib Taufiq Assegaf Terpilih Jadi Ketua Umum Rabithah Alawiyah

Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf terpilih menjadi ketua umum Rabithah Alawiyah. Foto-Istimewa.

apahabar.com, JAKARTA – Hasil muktamar Rabithah Alawiyah se-Indonesia memutuskan Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf sebagai ketua umum organisasi habaib se-Indonesia tersebut.

Muktamar Rabithah Alawiyah sendiri berlangsung pada Minggu (5/12), di Jakarta. Habib Taufiq menggantikan posisi Habib Zen bin Smith.

Habib Taufiq diketahui merupakan pemimpin podok pesantren Suniyyah Salafiyah Pasuruan. Dia dikenal sebagai ulama kharismatik yang memilik banyak murid, terutama di Jawa Timur.

Sebelumnya, Habib Taufiq juga diketahui aktif di organisasi Nahdlatul Ulama Jawa Timur sebagai mustasyar (penasihat).

Habib Zen yang menjadi Ketua Dewan Syuro dalam muktamar, mengatakan transformasi organisasi yang dilakukan Rabithah adalah bentuk ikhtiar untuk semakin memaksimalkan organisasi. Oleh sebab itu menurutnya, muktamar lima tahunan ini dimaksudkan untuk konsolidasi organisasi dan transformasi kepemimpinan, serta beradaptasi dengan perkembangan yang cepat.

“Melalui penyusunan program kerja yang berorientasi pada terwujudnya visi misi organisasi terkait kesejahteraan masyarakat baik dalam lingkup terbatas maupun umum,” ujar Habib Zen dalam keterangannya.

Mukhtamar Rabithah Alawiyah sendiri dibuka oleh Wapres Ma’ruf Amin. Dalam sambutannya, Wapres mengapresiasi Rabithah yang telah berkontribusi dalam pemberdayaan umat dan berharap muktamar menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang akan membawa maslahat dan manfaat.

“Kemaslahatan itu menurut ulama itu sesuatu yang melahirkan manfaat dan juga menghilangkan kemudaratan. Karena itu, tugas kita membangun maslahat dan menghilangkan mudarat,” ujar Ma’ruf.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Video Syur

Nasional

Polisi: Gisel dan Nobu Berhubungan Intim karena Suka Sama Suka
Presiden Joko Widodo

Nasional

Presiden Jokowi Sebut Pengendalian Covid-19 Kunci Bergeraknya Kembali Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Buka Muktamar IV Parmusi, Jokowi Tekankan Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tersandung Narkoba, Bintang Sinetron Dari Jendela SMP Ditangkap Polisi
apahabar.com

Nasional

Mau Demo ke Jakarta, Ratusan Siswa SMK Diamankan Polisi

Nasional

Soal Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19, Begini Penjelasan Kemenkeu

Nasional

Kapolsek Klapanunggal Bogor Ciptakan Gula Cair Cegah Diabetes
apahabar.com

Nasional

Syarief Hasan: Pesantren Potret Nyata Kebhinnekaan Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com