Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Heboh Isu Mafia Skor, Ketua Pelaksana Piala AFF Ancam Hukum Gantung!

Ketua Pelaksana Piala AFF 2020, Lim Kia Tong mengancam akan memberikan hukuman gantung jika terbukti ada mafia skor.Tuduhan mengenai mafia skor di Piala AFF 2020 berawal dari keputusan tidak adil
- Apahabar.com     Rabu, 15 Desember 2021 - 14:07 WITA

Heboh Isu Mafia Skor, Ketua Pelaksana Piala AFF Ancam Hukum Gantung!

Piala AFF 2020. Foto-Tangkapan layar Vidio.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Pelaksana Piala AFF 2020, Lim Kia Tong mengancam akan memberikan hukuman gantung jika terbukti ada mafia skor.

Tuduhan mengenai mafia skor di Piala AFF 2020 berawal dari keputusan tidak adil panitia pelaksana yang memaksa pemain Indonesia, Elkan Baggott untuk karantina.

Konon Elkan Baggott berada satu pesawat dengan orang yang terpapar COVID-19.

Ia pun harus dikarantina dan terancam tidak bisa membela Tim Nasional Indonesia vs Vietnam, Rabu (15/12).

Sebagaimana diketahui, timnas Malaysia masih diperbolehkan bertanding di Piala AFF 2020, padahal terdapat empat pemain yang positif terpapar virus Corona.

Empat pemain Malaysia itu yakni Akhyar Rashid, Quentin Cheng, Faisal Halim dan Khairulazhan Khalid. Safawi Rasid, rekan sekamar Akhyar tak tergantikan di line up.

Keputusan ini tentu saja tidak adil bagi timnas Indonesia, seolah mereka digembosi agar tidak bisa tampil maksimal menghadapi Vietnam di penyisihan Grup B Piala AFF.

Warganet pun beramai-ramai menyerang kolom komentar akun Instagram AFF Suzuki Cup dan FA Singapore, federasi sepak bola Singapura yang jadi tuan rumah Piala AFF.

Banyak yang menyuarakan jika Piala AFF tahun ini diwarnai oleh mafia, agar timnas Vietnam melaju ke semifinal dengan mulus. Namun, Ketua Pelaksana angkat suara.

Menurut Lim Kia Tong, jika benar Piala AFF 2020 yang digelar di Singapura itu terdapat indikasi pengaturan skor oleh mafia, maka ia mengancam agar pelaku dihukum ‘gantung’.

“AFF tidak ada toleransi terhadap mafia dalam pertandingan sepak bola. Kami dan CPIB selalu waspada dan memantau ketat agar pengaturan skor tidak terjadi,” ujarnya.

“Hukuman berat akan menanti orang yang melanggarnya, termasuk larangan aktivitas sepak bola kepada pemain atau siapapun pejabat yang terbukti (mengatur skor).”

Sanksi Seumur Hidup

Lim Kia Tong sudah memberikan pengarahan pada setiap negara, tentang pengaturan skor dan sanksi yang berlaku.

“Sebelum turnamen dimulai, semua pemain dan ofisial tim telah diberi pengarahan oleh otoritas setempat tentang pengaturan skor dan konsekuensi berat yang menyertainya.”

“Awas kalau tidak mau ‘digantung’ dari aktivitas sepak bola,” tegas Lim Tia Kong.

Aksi ini sebelumnya pernah diterapkan oleh FIFA saat menjatuhkan sanksi pada pemain Indonesia, Mursyid Effendi di Piala AFF 1998. Ia dihukum larangan bermain seumur hidup.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Hasil Liga Inggris: Gasak Tottenham, Arsenal Berjaya di Derby London Utara
apahabar.com

Sport

Jadi Juara Piala AFF, Timnas U-22 Diarak ke Istana Negara

Sport

Gelar Musorprov, KONI Kalsel Diminta Fokus Cabang Olahraga Unggulan
apahabar.com

Sport

Pesta Gol di Etihad, City Mantap ke Perempat Final Liga Champions
apahabar.com

Sport

The Jakmania Mau Sebar Video CCTV Pencoret ‘JKT DAY’

Sport

Lionel Messi Lewati Rekor Gol Pele, Lebih Apik Ketimbang Cristiano Ronaldo
apahabar.com

Sport

Sambut Pertarungan Khabib vs Gaethje di UFC 254, Sebuah Mal Dipastikan Tutup
apahabar.com

Sport

Tuan Rumah MotoGP 2021, Lombok Tengah Jamin Keamanan di Mandalika
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com