Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Ikuti Koreksi Bursa Regional, IHSG Diperkirakan Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan melemah.
- Apahabar.com     Rabu, 29 Desember 2021 - 13:31 WITA

Ikuti Koreksi Bursa Regional, IHSG Diperkirakan Melemah

Ilustrasi - Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Muhammad Adimaja

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan melemah.

Pelemahan IHSG di BEI mengikuti koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG pagi ini dibuka menguat 5,41 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.603,76. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,53 poin atau 0,16 persen ke posisi 938,61.

“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak negatif pada perdagangan hari ini mengikuti pergerakan bursa global dan regional,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (29/12) dilansir Antara.

Pasar saham AS pada perdagangan kemarin ditutup variatif. Pergerakan indeks dipengaruhi oleh investor yang mencermati perkembangan kasus Covid-19 di AS.

Investor mempertimbangkan gangguan perjalanan dan penutupan toko akibat Omicron. Ribuan penerbangan dibatalkan dan Apple Inc menutup tokonya di New York karena kasus yang melonjak.

Sementara itu, pasar komoditas juga terpantau bergerak beragam. Harga minyak WTI naik ke level 76,03 dolar AS per barel dan Brent stabil di level 78,94 dolar AS per barel.

Harga batu bara turun ke level 168 dolar AS per ton, CPO naik ke level 5.017 ringgit per ton, dan harga emas terpantau turun ke level 1.806.5 per troy ons.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 pada Selasa (28/12) kemarin mencapai 278 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 8 kasus sehingga totalnya mencapai 144.071 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 152 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 4.614 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 157,8 juta orang dan vaksin dosis kedua 111,57 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 264,38 poin atau 0,91 persen ke 28.804,78, indeks Hang Seng turun 190,82 poin atau 0,82 persen ke 23.089,74, dan indeks Straits Times meningkat 7,31 atau 0,23 persen ke 3.135,72.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ekbis

Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis
apahabar.com

Ekbis

Kabar Gembira, PLN Diskon Tambah Daya via Gebyar Kemerdekaan 2020
apahabar.com

Ekbis

Hingga Satu Pekan Lagi, Tol Pekanbaru-Dumai Digratiskan
apahabar.com

Ekbis

Meroket di Ramadan, Harga Cabai di Banjarmasin Berangsur Turun
apahabar.com

Ekbis

Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Juli, IHSG Dibuka Menguat
apahabar.com

Ekbis

Suku Bunga Turun, Repnas Dukung Jokowi-Ma’ruf

Ekbis

IHSG Bergerak Menguat, Seiring Pasar Nanti Hasil Pilpres AS
apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Balikpapan Andalkan Program Urban Farming
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com