Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Ikuti Pelemahan Bursa Regional dan Global, IHSG Akhir Pekan Terkoreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan atau Jumat (10/12) pagi terkoreksi.
- Apahabar.com     Jumat, 10 Desember 2021 - 11:18 WITA

Ikuti Pelemahan Bursa Regional dan Global, IHSG Akhir Pekan Terkoreksi

Ilustrasi IHSG di Bursa Efek Indonesia. Foto: Detik.com

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan atau Jumat (10/12) pagi terkoreksi.

IHSG di BEI terkoreksi mengikuti pelemahan indeks saham di bursa regional dan bursa global.

IHSG pada Jumat pagi ini dibuka melemah 25,25 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.618,69. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,28 poin atau 0,76 persen ke posisi 945,23.

“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, seiring dengan pergerakan negatif bursa global dan regional,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat dilansir Antara.

Bursa AS semalam ditutup melemah seiring dengan aksi ambil untung yang dilakukan investor menjelang rilis data inflasi nanti malam, yang kemungkinan akan mempengaruhi kebijakan The Fed terkait tapering.

Sementara itu, pasar komoditas terpantau bergerak melemah pada Kamis (9/12) kemarin. Harga minyak jenis WTI turun ke level 70,6 dolar AS per barel.

Harga batubara turun ke level 157 dolar AS per ton, nikel menguat ke level 20.213 dolar AS per ton, timah menguat ke level 39.443 dolar AS per ton, CPO turun ke level 5.230 ringgit per ton, dan harga emas terpantau turun ke level 1.776 dolar AS per troy ons.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 pada Kamis (9/12) kemarin mencapai 220 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan, jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 9 kasus sehingga totalnya mencapai 143.918 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 296 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 5.278 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 144,45 juta orang dan vaksin dosis kedua 101,15 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 156,86 poin atau 0,55 persen ke 28.568,61, indeks Hang Seng turun 84,53 poin atau 0,35 persen ke 24.170,33, dan indeks Straits Times terkoreksi 4,71 atau 0,15 persen ke 3.137,74.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Minyak anjlok

Ekbis

Kekhawatiran Pandemi Covid-19 Asia, Minyak Anjlok 2 Dolar Lebih
apahabar.com

Ekbis

Samsung Akan Luncurkan Lini Galaxy M Ramah Kantong di India
Telkomsel

Ekbis

Telkomsel Tambah Investasi Senilai USD300 Juta di Gojek
apahabar.com

Ekbis

Asosiasi Gula Bersatu Kalsel Siap Tekan Harga Gula hingga Rp12.500 per Kilogram
apahabar.com

Ekbis

Corona Effect, Dolar Naik Terhadap Yuan
KEK Batulicin

Ekbis

Selesai Pabrik Biodiesel, Haji Isam Target Empat Smelter

Ekbis

Pengamat Ekonomi: UU Cipta Kerja Permudah Regulasi yang Hambat Usaha
Saham Wall Street

Ekbis

Ikut Kenaikan Saham Wall Street, IHSH Berpotensi Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com