Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Jalan Hauling Km 101 Ditutup, Sopir Batu Bara Buat Surat Terbuka

- Apahabar.com     Selasa, 7 Desember 2021 - 23:06 WITA

Jalan Hauling Km 101 Ditutup, Sopir Batu Bara Buat Surat Terbuka

Puluhan sopir angkutan batubara saat mendirikan surat terbuka yang dicetak di baliho di depan kantor perusahaan di Km 101. Foto-apahabar.com/sandy

apahabar.com, RANTAU – Penutupan jalan hauling di Km 101 Tapin bikin resah sopir truk angkutan batubara. Di tengah keresahan, mereka pun melayangkan surat terbuka yang juga ditujukan ke Presiden.

Sebelum membuat surat terbuka, puluhan sopir menyambangi perusahaan pertambangan di Tapin. Di sana mereka mendirikan surat terbuka yang dicetak di baliho sebesar 3×2 di depan kantor perusahaan di Km 101.

Pantauan apahabar.com di lapangan, sejak pukul 17.00 Wita para supir ini mulai berkumpul dan memasang empat buah baliho yang berisi surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Panglima TNI, Gubernur Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel, Danrem 101 Antasari, Bupati Tapin, Ketua DPRD Tapin, Kapolres Tapin, dan Dandim 1010 Tapin.

Surut terbuka tersebut berisi “Kami Mohon police line underpass KM 101 Antang Gunung Meratus DIBUKA KEMBALI, dikarenakan merugikan kami yang menggantungkan hidup disini, puluhan tongkang, ribuang truk, ribuan supir, ratusan mekanik, puluhan ribu orang bergantung aktivitas ini. Tolong jangan jadikan kami pengangguran. TOLONG KAMI!!! Beras, lauk, Minyak Goreng Di Rumah sudah habis”.

Sanun Sunarwanto, salah seorang warga yang juga menjadi supir angkutan mengatakan alasan pihaknya membuat surat terbuka dikarenakan tidak ada kejelasan kapan dibukanya jalan hauling Km 101.

“Karena ini merupakan satu-satunya hasil pendapatan kami yang telah bekerja selama bertahun-tahun. Mata pencaharian kami,” ujarnya, Selasa (7/12) malam..

“Hingga saat ini tidak ada kejelasan kapan jalan hauling akan dibuka, sehingga kami nekat membuat surat terbuka,” lanjut Sanun.

Ia menjelaskan bahwa akibat penutupan jalan hauling di Km 101 saat ini ada ribuan supir angkutan batubara yang tidak bisa bekerja.

“Disini ada 16 kode truk angkutan, dan setiap kode masing-masing 100 truk, setiap truk biasanya ada dua orang supir. Total 3.200 Supir angkutan yang terdampak dan terancam pengangguran apabila jalan hauling tidak segera dibuka,” ungkapnya.

Ia berharap kepada pihak terkait agar dapat segera membuka jalan, dan jangan melibatkan para supir apabila ada permasalahan perusahaan.

“Kami murni hanya ingin bekerja dan mencari penghasilan. Kalau ada permasalahan antara perusahaan tolong jangan libatkan kami para supir, karena kami yang tidak tahu apa-apa malah yang paling dirugikan,” tutupnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Politik

Siap, Respons H Oening Usai Namanya Masuk Bursa Bakal Calon Bupati Tapin
Tapin

Tapin

Kembalikan Fungsi Sungai, Ratusan Rumah dan Bangunan di Tapin Dibongkar
PSU Pilgub 2021

Tapin

PSU Pilgub 2021, Puluhan Pengawas TPS di Kecamatan Binuang Dibekali Bimtek
apahabar.com

Tapin

Giat Sehari, Polres Tapin Ungkap Dua Kasus Sabu Sekaligus
apahabar.com

Tapin

3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran

Tapin

MK Putuskan Pilgub Kalsel 2020 Dilakukan PSU, KPU Tapin Tunggu Arahan
Penutupan Hauling

Kalsel

Pantau Langsung Penutupan Hauling, Ketua DPRD Tapin Janji Akan Carikan Solusi

Tapin

Hujan Deras di Tapin, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com