Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Jangan Salah Persepsi, Fisioterapi Tak Hanya untuk Atlet

Fisioterapi mungkin terkesan asing bagi masyarakat umum. Kebanyakan mengira sama dengan massage atau pijat.Metode rehabilitasi kesehatan ini kebanyakan menangani para atlet, padahal manfaat fisioterapi tak hanya bagi kalangan yang aktif di dunia olahraga saja.
- Apahabar.com     Jumat, 24 Desember 2021 - 22:20 WITA

Jangan Salah Persepsi, Fisioterapi Tak Hanya untuk Atlet

Manfaat fisioterapi tak hanya bagi kalangan yang aktif di dunia olahraga saja. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Fisioterapi mungkin terkesan asing bagi masyarakat umum. Kebanyakan mengira sama dengan massage atau pijat.

Metode rehabilitasi kesehatan ini kebanyakan menangani para atlet, padahal manfaat fisioterapi tak hanya bagi kalangan yang aktif di dunia olahraga saja.

Terapis di Banjarmasin, Muhammad Mukhlis Anshari tak menampik banyak yang mengira bahwa fisioterapi sama seperti massage atau pijat. Namun keduanya itu merupakan satu kesatuan dalam penanganan fisik.

“Pijat merupakan salah satu bagian dari fisioterapi,” ujarnya Mukhlis saat ditemui di tempat prakteknya Fisioterapi Prima di Jalan Pandu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (24/12/2021).

Dia menjelaskan, fisioterapi atau terapi fisik merupakan metode teknik penanganan masalah tubuh yang lebih kompleks. Fisioterapi juga disertai rehabilitasi proses penyembuhan secara bertahap yang dilakukan oleh fisioterapis atau ahli terapi fisik.

“Fisioterapis harus menguasai beberapa ilmu terapi, diantaranya adalah terapi fisik syaraf, terapi fisik olahraga, terapi fisik anak, terapi manual dan beberapa yang lainnya,” paparnya.

Lantas apa saja yang ditangani fisioterapi dan manfaatnya? Dia menjelaskan dengan sampel salah satu pasien di tempat prakteknya. Pasien itu diberikan cahaya infrared dan transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) terapi yang menggunakan arus listrik.

“Tujuannya buat penanganan sakit di bahu dan belikat, melancarkan peredaran darah dan mengatasi nyeri karena berbagai kondisi dari gangguan saraf. Setelah itu baru diberikan tindakan manual terapi agar mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Dia menambahkan, berbagai tindakan dan manfaat Fisioterapi dalam rehabilitasi fisik. Diantaranya Gangguan Muskuloskeletal yang meliputi nyeri otot, nyeri sendi, bahu kaku dan gangguan postur.

“Kemudian pemulihan fisik sebelum/sesudah operasi. Dalam hal ini diantaranya patah tulang cedera olahraga, badan sakit-sakit dan gangguan keseimbangan,” imbuhnya.

Kemudian fisioterapi juga menangani gangguan saraf diantaranya rehabilitasi stroke
saraf terjepit, nyeri bokong, nyeri leher, dan wajah tidak simetris. Tindakan fisioterapi bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik itu penanganan secara manual maupun menggunakan alat.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lewat Kunjungan, Peserta Diklat Dispersip Tiru Banyak Hal  
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 10 Oktober: 53 Kasus Positif dan 39 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Temui Sekda, Bawaslu Bahas Usulan Dana Pengawasan Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Viral Kecelakaan Mobil Patwal Bupati HSU, Warganet Komentari Tiang Listirk
Gapensi

Kalsel

Terbukti Menipu, Eks Ketua Gapensi Kalsel Divonis 4 Bulan dengan Masa Percobaan
apahabar.com

Kalsel

KSB ULM Banjarmasin Ulas isi Kampung Dayak Meratus

Kalsel

Jasad Bayi Temuan di Hilir Kotabaru Dimakamkan

Kalsel

Dua Hari Menghilang, Kakek di Tala Ditemukan Tewas Mengapung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com