Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Jelang Pengumuman Hasil Rapat Bank Sentral AS, Rupiah Ditutup Melemah

- Apahabar.com     Rabu, 15 Desember 2021 - 17:52 WITA

Jelang Pengumuman Hasil Rapat Bank Sentral AS, Rupiah Ditutup Melemah

Karyawan menunjukan dolar AS di Jakarta, Rabu (3/3/2021). Foto-Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (15/12) sore ditutup melemah.

Kurs rupiah melemah menjelang pengumuman hasil rapat bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve.

Rupiah sore ini ditutup melemah 9 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.334 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.325 per dolar AS.

“Pergerakan rupiah memang masih lebih didominasi oleh faktor eksternal oleh kekhawatiran inflasi yang tinggi yang memicu ekspektasi besar pada kenaikan suku bunga menjelang hasil pertemuan bank sentral AS The Fed pada Kamis (16/12) dini hari,” kata analis DC Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu.

Dari domestik, sentimen datang dari surplus neraca perdagangan November yang mencapai 3,5 miliar dolar AS, lebih rendah dari perkiraan pasar 4,5 miliar dolar AS. Hal itu disebabkan oleh penurunan harga komoditas, terutama batu bara.

Sedangkan, terkait varian Omicron, lanjut Lukman, masih belum mereda meski pelaku pasar saat ini tengah fokus pada hasil pertemuan The Fed.

“Pertemuan central bank yang terakhir untuk tahun ini menjadi sangat penting di tengah harapan pasar pada The Fed untuk bisa memberikan kepastian. Isu Omicron masih akan kembali setelah itu,” ujarnya.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 pada Selasa (14/12) mencapai 190 kasus, sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan, jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 12 kasus, sehingga totalnya mencapai 143.960 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 247 kasus, sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 4.905 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 147,47 juta orang dan vaksin dosis kedua 103,64 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.332 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.323 per dolar AS hingga Rp14.342 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu ditutup menguat ke posisi Rp14.337 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.348 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Memasuki New Normal, Omset Penjualan Toko Kelontong di Banjarbaru Menggeliat
apahabar.com

Ekbis

Ciptakan SDM Unggul, BP Jamsostek Batulicin Gelar Pelatihan Alat Berat
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Rp1 Juta per Gram, Simak 4 Taktik Investasinya
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Mengganas, Rupiah Awal Pekan Melemah
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Distributor Motor Listrik Rakata Kalsel Ahmad Tomi dan Vice President PT Pegadaian (Persero) Area Kalselteng Sunayati, disalah satu kafe di Banjarmasin, Kamis (30/12). Foto: Istimewa

Ekbis

Rambah Pasar Kalselteng, Rakata Motorcycle Jalin Kerja Sama dengan Pegadaian
apahabar.com

Ekbis

Tiru Jakarta, Kaltim Andalkan Elektronik Retribusi
apahabar.com

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi, BI Kalsel Terapkan Holding Pesantren
bJB

Ekbis

Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com